Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini (5/8) berlanjut ditutup anjlok ke level 7.059,65 atau melemah 3,40 persen dari level 7.308,12 pada pembukaan perdagangan tadi pagi.
Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 592 saham terkoreksi, 62 saham menguat, dan 134 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 24,94 miliar saham diperdagangkan dengan 1,35 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp14,23 triliun.
Kemudian, seluruh indeks turut mengalami pelemahan, dengan IDX30 melemah 3,32 persen menjadi 443,34, LQ45 melemah 3,12 persen menjadi 890,71, Sri-Kehati melemah 2,90 persen menjadi 393,68, dan JII melemah 3,24 persen menjadi 495,58.
Baca juga: IHSG Anjlok Lebih dari 3 Persen, Begini Penjelasan BEI
Lalu, seluruh sektor turut mengalami pelemahan, di antaranya adalah sektor energi anjlok paling dalam 4,94 persen, sektor bahan baku tergelincir 4,69 persen, sektor transportasi turun 4,23 persen, sektor industrial melemah 3,73 persen, sektor infrastruktur turun 3,15 persen, dan sektor properti melemah sebanyak 3,05 persen.
Diikuti oleh sektor lainnya yakni, sektor teknologi turun 2,92 persen, sektor keuangan melemah 2,69 persen, sektor siklikal turun 2,47 persen, sektor non-siklikal merosot 1,77 persen, dan sektor kesehatan melemah 0,72 persen.
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Duta Anggada Realty Tbk (DART), PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA), dan PT Campina Ice Cream Industry Tbk (CAMP).
Baca juga: Hingga Juli 2024, OJK Sebut IHSG Melemah 0,23 Persen
Sedangkan saham top losers adalah PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK), PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI), dan PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More
Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More
Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More