News Update

58 Persen Dana Desa Dialihkan ke Kopdes Merah Putih, Celios Beberkan Dampaknya

Poin Penting

  • Celios menilai pengalihan 58 persendana desa ke Kopdes Merah Putih berisiko menekan ekonomi dan ketahanan desa.
  • Pemangkasan anggaran dinilai berdampak pada pembangunan infrastruktur dasar dan kegiatan sosial masyarakat.
  • Dari total Dana Desa 2026 Rp60,57 triliun, Rp34,57 triliun (58,03 persen) dialokasikan untuk program Kopdes Merah Putih.

Jakarta – Kebijakan pengalihan 58 persen dana desa untuk pembiayaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dinilai berpotensi menimbulkan dampak besar terhadap ekonomi dan ketahanan desa.

Direktur Kebijakan Publik Center of Economic and Law Studies (Celios), Media Wahyudi Askar, mengatakan pihaknya telah menyusun simulasi sederhana untuk menghitung implikasi pemangkasan tersebut.

“Kami membagikan dokumen kalkulasi sederhana soal simulasi bagaimana ketika 58 persen dana desa itu digeser ke Kopdes Merah Putih, karena sekarang masih cukup kabur seberapa besar dampaknya terhadap dana desa,” ujar Askar, dikutip Rabu, 25 Februari 2026.

Baca juga: Perjanjian RI-AS Dinilai Merugikan, Celios Layangkan 21 Poin Keberatan ke Prabowo

Ia menjelaskan, dalam simulasi tersebut, pihaknya menghitung komponen belanja dana desa yang berpotensi terdampak apabila lebih dari separuh anggaran dialihkan.

Menurut Media, pengurangan 58 persen dana desa akan berimplikasi langsung pada berbagai kegiatan yang selama ini dibiayai dari dana tersebut, mulai dari pembangunan infrastruktur dasar hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Mulai dari rapat warga yang dikurangi, konsumsi dan partisipasi warga juga menurun, bahkan termasuk juga pembangunan drainase, jalan kampung, kegiatan PKK, karang taruna, dan lain-lain,” jelasnya.

Pukulan bagi Ekonomi Desa

Media menekankan, bahwa dana desa selama ini menjadi salah satu sumber utama perputaran uang di desa. Dana tersebut, menurut dia, berfungsi sebagai external fund yang mendorong penciptaan lapangan kerja dan aktivitas ekonomi lokal.

Baca juga: Soroti Metode Ukur Kemiskinan Versi BPS, Celios: Belum Cerminkan Realita

“Banyak penciptaan lapangan kerja dan perputaran uang di desa berasal dari dana desa. Satu desa bisa menerima Rp600 juta per tahun, bahkan ada yang sampai Rp900 juta. Bayangkan jika setengahnya hilang dalam kurun satu tahun, implikasinya sangat besar terhadap penciptaan kerja di desa,” ujarnya.

Celios juga menilai pengalihan anggaran dalam jumlah besar tanpa perencanaan matang berpotensi melemahkan ketahanan ekonomi desa, termasuk aspek pemberdayaan masyarakat dan kohesi sosial.

Diketahui, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 7 Tahun 2026 tentang pengelolaan Dana Desa. 

Aturan tersebut mewajibkan 58,03 persen Dana Desa dialokasikan untuk pengembangan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih. 

Adapun, Pagu Dana Desa 2026 sebesar Rp60,57 triliun. Dari jumlah itu, Rp34,57 triliun dialokasikan untuk mendukung implementasi Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Biar Nggak Tekor, Ini Cara Atur THR dan Jaga Kesehatan saat Lebaran

Poin Penting THR menjadi momentum menata keuangan, mulai dari kewajiban, utang, tabungan, hingga perlindungan finansial.… Read More

59 mins ago

BI Tetap Siaga di Pasar Jaga Rupiah selama Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri

Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More

4 hours ago

Dampak Perang Timur Tengah, BI Tarik Sinyal Penurunan Suku Bunga

Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More

4 hours ago

BSN Jalin Kerja Sama dengan Ekosistem Properti Syariah Indonesia

Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More

4 hours ago

Porsi Pembiayaan Meningkat, Maybank Indonesia Perkuat Pembiayaan SME Syariah

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More

6 hours ago

Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Tarif LRT Jabodebek Dipatok Maksimal Rp10.000

Poin Penting PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan tarif maksimal LRT Jabodebek sebesar Rp10.000 selama… Read More

6 hours ago