57 Perusahaan Asuransi Raih Infobank Insurance Awards 2018
Jakarta – Sebanyak 57 perusahan asuransi berhasil meraih penghargaan sebagai perusahaan asuransi dengan kinerja terbaik pada ajang “19th Infobank Insurance Awards 2018” di Jakarta, Kamis, 26 Juli 2018.
Ke-57 perusahaan asuransi tersebut terdiri atas 36 perusahaan asuransi umum dan 21 perusahaan asuransi jiwa.
“Penghargaan diberikan oleh Majalah Infobank setelah dilakukan rating terhadap 128 perusahaan asuransi yang beroperasi di Indonesia. Rating dilakukan oleh Biro Riset Infobank untuk tahun kinerja perseroan 2017.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi Infobank terhadap perusahaan asuransi yang berhasil mencetak kinerja terbaik di tahun 2017,” ujar ujar Eko B. Supriyanto, Direktur Biro Riset Infobank, dalam kata sambutannya.
Menurut Eko, keberhasilan 57 perusahaan asuransi menorehkan kinerja terbaiknya pada tahun 2017 adalah prestasi yang layak dibanggakan. Sebab, industri asuransi saat ini masih dalam masa paceklik, seiring dengan perekonomian global yang masih slow down.
Bahkan, ke depan, baik asuransi umum maupun asuransi jiwa sama-sama memiliki tantangan yang kompleks. Asuransi umum siap-siap kehilangan kue premi dari bisnis surety bond pascapenerapan UU Penjaminan pada Januai 2019 nanti.
“Sementara, asuransi jiwa juga harus bekerja ekstra keras untuk menghadapi tren penurunan bisnis unit link di tengah pelemahan kinerja pasar modal dan semakin banyaknya pilihan saluran investasi,” ujar Eko. (Darto W)
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More