Market Update

553 Saham Hijau, IHSG Ditutup Menguat ke Posisi 6.254

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, 10 April 2025, bertahan ditutup di zona hijau ke posisi 6.254,02 atau menguat 4,79 persen dari posisi pembukaan di level 5.967,98.

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 84 saham terkoreksi, 553 saham menguat, dan 160 tetap tidak berubah.

Sebanyak 22,74 miliar saham diperdagangkan dengan 1,20 juta kali frekuensi perpindahan tangan, dan total nilai transaksi tembus Rp15,55 triliun.

Baca juga: IHSG Dibuka Rebound, Menguat 5,40 Persen ke Level 6.290

Kemudian mayoritas indeks dalam negeri juga bergerak menguat, dengan IDX30 naik 5,60 persen menjadi 372,73, Sri-Kehati meningkat 4,66 persen menjadi 332,34, LQ45 menguat 5,64 persen menjadi 707,11, dan JII naik 5,01 persen menjadi 392,69. 

Selanjutnya, seluruh sektor ikut bergerak hijau tecermin dari sektor bahan baku naik 7,03 persen, sektor siklikal menguat 6,11 persen, sektor energi meningkat 5,51 persen, sektor infrastruktur naik 5,19 persen, sektor teknologi menguat 5,03 persen, sektor non-siklikal meningkat 4,56 persen. 

Selain itu, sektor transportasi naik 4,32 persen, sektor properti menguat 4,00 persen, sektor keuangan meningkat 3,39 persen, sektor kesehatan naik 3,20 persen, dan sektor industrial menguat 3,03 persen.

Baca juga: IHSG Sesi I Ditutup Hijau ke Level 6.267, Seluruh Sektor Menguat

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).

Sedangkan saham top losers adalah PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI), PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY), dan PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA). 

Adapun tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Bukalapak.com Tbk (BUKA). (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

7 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

13 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

13 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

13 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

13 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

13 hours ago