BPJS Ketenagakerjaan: Menjaring peserta. (Foto: Erman)
Di antara jumlah tersebut digunakan untuk membayar klaim JHT korban PHK. Ria Martati
Jakarta–Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mengaku telah membayar klaim Jaminan Hari Tua senilai Rp1,9 triliun per Agustus. Di antaranya merupakan klaim JHT untuk para pegawai yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
“Rp1,9 triliun itu adalah penarikan saldo JHT karena PHK, mengundurkan diri, pensiun, cacat dan seterusnya. Untuk yang PHK saja, total peserta sekitar 26 ribu, saya lupa angkanya,” kata Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Elvyn G Masasya usai Seminar “Mencari Alternatif Baru Sumber Pembiayaan Ketika Ekonomi Dunia Penuh Ketidakpastian” yang diselenggarakan Infobank di Jakarta, Selasa, 29 September 2015.
Elvyn mengatakan, hingga akhir tahun BPJS Ketenagakerjaan menyiapkan Rp8 triliun untuk klaim. Hingga saat ini menurutnya peserta BPJS Ketenagakerjaan mencapai 17,6 juta orang dengan dana kelolaan mencapai Rp 198 triliun.
“Dana kelolaan Rp198 triliun, tumbuh dibanding tahun kemarin 21%, peserta 17,6 juta ada kenaikan, dari program pensiun saja 3,6 juta selama 2 bulan,” tandasnya. (*)
Poin Penting BEI menetapkan libur bursa selama lima hari kerja pada 18–24 Maret 2026 terkait… Read More
Poin Penting Investor berpengalaman melihat penurunan harga aset kripto sebagai kesempatan membeli aset undervalued, terutama… Read More
Oleh Mahendra Siregar, Pengamat Geopolitik SEPANJANG sejarah 100 tahun terakhir, Amerika Serikat (AS) tidak pernah… Read More
Poin Penting PT Bank Raya Indonesia Tbk mencatat penyaluran kredit digital Rp28,75 triliun pada 2025… Read More
Poin Penting Tugure merenovasi atap Panti Asuhan Al Arif di Serang yang sebelumnya rusak dan… Read More
Poin Penting LPEM UI menyarankan BI mempertahankan suku bunga 4,75% pada RDG Maret 2026 di… Read More