Market Update

531 Saham Hijau, IHSG Sesi I Ditutup Menguat 1,60 Persen ke Level 8.261

Poin Penting

  • IHSG sesi I menguat 1,60 persen ke level 8.261,89, didukung dominasi 531 saham menguat dengan nilai transaksi Rp16,91 triliun.
  • Mayoritas sektor naik, dipimpin sektor energi (+5,19 persen) dan siklikal (+4,62 persen), sementara sektor keuangan masih melemah.
  • Sentimen Asia positif, bursa regional seperti Nikkei, Hang Seng, dan Shanghai Composite kompak menguat.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I, Rabu (11/2), ditutup melesat ke level 8.261,89 atau naik 1,60 persen. IHSG dibuka pada posisi 8.131,73 dan langsung bergerak di zona hijau sepanjang sesi.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 37,70 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 2,10 juta kali. Adapun nilai transaksi tercatat sebesar Rp16,91 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 153 saham terkoreksi, sebanyak 531 saham menguat dan sebanyak 135 saham bergerak stagnan.

Baca juga: IHSG Dibuka Menguat 0,39 Persen ke Level 8.163

Lalu, hampir seluruh sektor juga terpantau menguat, dipimpin oleh sektor energi yang meningkat 5,19 persen, sektor siklikal naik 4,62 persen, sektor industrial menguat 3,68 persen, sektor infrastruktur meningkat 3,33 persen, dan sektor bahan baku naik 2,66 persen.

Selain itu, sektor transportasi menguat 1,96 persen, sektor properti meningkat 1,28 persen, sektor teknologi naik 1,14 persen, sektor non-siklikal menguat 0,21 persen, dan sektor kesehatan flat menguat.

Sedangkan, hanya sektor keuangan yang masih mengalami pelemahan 0,54 persen, dengan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 0,33 persen.

Baca juga: IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Analis Rekomendasikan 4 Saham Berikut

Sejalan dengan pergerakan IHSG, indeks bursa Asia juga kompak menguat. Nikkei 225 Index Tokyo melonjak 2,28 persen, Hang Seng Index Hong Kong naik 0,37 persen, dan Shanghai Composite Index China menguat 0,24 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Perluas Partisipasi Publik, PT SMI Siap Terbitkan Obligasi hingga Rp10 Triliun di 2026

Poin Penting PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) akan menerbitkan obligasi Rp8–Rp10 triliun sepanjang 2026… Read More

2 hours ago

Peluncuran Produk GEN Syariah Perlindungan Aman

Generali Indonesia resmi luncurkan GEN Syariah Perlindungan Aman, yang merupakan produk perlindungan jiwa berbasis syariah… Read More

3 hours ago

Jawab Tantangan Inflasi, Generali Hadirkan GEN Syariah Perlindungan Aman

Poin Penting GEN Syariah Perlindungan Aman menawarkan santunan jiwa yang bertumbuh hingga 250 persen serta… Read More

8 hours ago

Bahlil Pastikan Pertalite Tak Naik Meski Harga Minyak Dunia Melonjak

Poin Penting Bahlil Lahadalia memastikan harga BBM subsidi tetap meski konflik Amerika Serikat–Israel dan Iran… Read More

10 hours ago

Jurus Jenius Genjot Transaksi di Momen Libur Panjang

Poin Penting Momentum libur panjang mendorong lonjakan transaksi digital, terutama pembelian tiket, hotel, dan ritel,… Read More

13 hours ago

Konflik AS-Israel dan Iran Memanas, OJK Beberkan Dampaknya ke Pasar Keuangan RI

Poin Penting OJK memetakan tiga risiko konflik AS-Israel vs Iran: lonjakan harga minyak, kenaikan inflasi… Read More

14 hours ago