Tips & Trick

5 Skill yang Perlu Dikuasai dalam Berkarier di Industri Blockchain

Jakarta – Perkembangan teknologi blockchain membuka peluang karier yang cukup luas dari sisi keuangan, logistik, hingga kesehatan.

Dengan meningkatnya peminat Investasi di industri Kripto dan blockchain, permintaan akan profesional yang memiliki keahlian khusus di bidang ini terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Chief Operating Officer Upbit Indonesia, Resna Raniadi, menyebut terdapat lima keahlian atau skill penting yang banyak dibutuhkan dan wajib dipahami jika ingin bekerja di industri blockchain, antara lain:

  • Kriptografi

    Kriptografi adalah dasar dari keamanan blockchain. Profesional di bidang ini harus memahami teknik enkripsi dan dekripsi untuk menjaga integritas data. Dengan memahami dasar-dasar kriptografi, kita dapat lebih bijak dalam melindungi data pribadi dan informasi penting lainnya di dunia digital.
  • Smart Contracts

    Smart contracts adalah seperti sebuah kontrak digital yang dapat mengeksekusi dirinya sendiri tanpa memerlukan campur tangan pihak ketiga. Kemampuan untuk membuat dan mengelola smart contract sangat penting bagi pengembangan aplikasi blockchain
  • Bahasa Pemrograman

    Mempelajari bahasa pemrograman seperti solidity, python, dan C++ merupakan hal yang penting karena sering digunakan dalam pengembangan blockchain. Keterampilan dalam bahasa pemrograman ini akan sangat mendukung dalam menciptakan solusi blockchain yang inovatif
  • Marketing

    Selain keahlian dalam hard skill coding, kemampuan dalam bidang pemasaran juga menjadi penting dalam dunia blockchain. Salah satunya yaitu kemampuan digital, marketing, advertising, media sosial, serta membangun komunitas. Keahlian ini sangat penting untuk mempromosikan proyek kripto dan menjangkau audiens yang lebih luas
  • Business Development

    Business Development akan menciptakan peluang bisnis baru dan mengelola hubungan dengan investor, kemampuan ini dapat membantu memperluas kerjasama dan membantu perkembangan lini bisnis blockchain.

“Di industri blockchain, kemampuan teknis memang penting, tetapi tidak kalah pentingnya adalah kemampuan untuk berkolaborasi dan berinovasi dalam tim,” ucap Resna dikutip 17 Desember 2024.

Baca juga: Autentikasi Ijazah Berbasis Blockchain, Emiten Teknologi WIR Group Gandeng Sampoerna University
Baca juga: Canggih! Perusahaan Ini Genjot Industri Pangan Halal Lewat Teknologi Blockchain

Menurutnya, keberhasilan di industri ini tidak hanya bergantung pada seberapa baik seorang individu menguasai teknologi, tetapi juga bagaimana individu tersebut dapat bekerja sama dengan pihak lain dalam menciptakan solusi yang relevan.

“Blockchain adalah industri yang terus berkembang dengan cepat, dan profesional yang ingin sukses di dalamnya harus selalu mengikuti tren dan perkembangan terbaru, serta selalu terbuka untuk mempelajari hal-hal baru,” imbuhnya.

Dalam rangka mendukung pertumbuhan profesional di industri ini, Upbit Indonesia pun aktif berkolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan dan komunitas blockchain untuk menyediakan program pelatihan yang komprehensif.

Salah satunya melalui kerja sama dengan Asosiasi Blockchain dan Pedagang Aset Kripto Indonesia (ABI-Aspakrindo) untuk memperkenalkan aset kripto kepada generasi muda melalui campus roadshow.

Para profesional tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga mampu beradaptasi dan berinovasi di tengah industri yang sangat dinamis ini. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

AAUI Ungkap Penyebab Premi Asuransi Umum Hanya Tumbuh 4,8 Persen di 2025

Poin Penting Asosiasi Asuransi Umum Indonesia mencatat premi asuransi umum 2025 hanya naik 4,8% menjadi… Read More

10 hours ago

Total Klaim Asuransi Umum Naik 4,1 Persen Jadi Rp48,96 Miliar di 2025

Poin Penting Klaim dibayar asuransi umum 2025 naik 4,1 persen menjadi Rp48,96 miliar; lonjakan tertinggi… Read More

11 hours ago

Indonesia Diminta jadi Wakil Komandan Misi Gaza, Ini Pernyataan Prabowo

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan dukungan Indonesia terhadap perdamaian berkelanjutan di Palestina dengan solusi… Read More

13 hours ago

IHSG Ditutup di Zona Merah, Top Losers: Saham DGWG, SGRO, dan HMSP

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,03 persen ke 8.271,76. Sebanyak 381 saham terkoreksi, 267 menguat,… Read More

14 hours ago

Pendapatan Premi Asuransi Umum Tumbuh 4,8 Persen Jadi Rp112,81 Miliar pada 2025

Poin Penting Pendapatan premi asuransi umum sepanjang 2025 naik 4,8% menjadi Rp112,81 miliar. Lini dengan… Read More

14 hours ago

Ekonom Permata Bank Proyeksi Kredit Perbankan Tumbuh 10 Persen di 2026

Poin Penting Permata Institute for Economic Research (PIER) memproyeksikan kredit perbankan tumbuh sekitar 10 persen… Read More

14 hours ago