Ilustrasi: Industri blockchain. (Foto: istimewa)
Jakarta – Perkembangan teknologi blockchain membuka peluang karier yang cukup luas dari sisi keuangan, logistik, hingga kesehatan.
Dengan meningkatnya peminat Investasi di industri Kripto dan blockchain, permintaan akan profesional yang memiliki keahlian khusus di bidang ini terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.
Chief Operating Officer Upbit Indonesia, Resna Raniadi, menyebut terdapat lima keahlian atau skill penting yang banyak dibutuhkan dan wajib dipahami jika ingin bekerja di industri blockchain, antara lain:
“Di industri blockchain, kemampuan teknis memang penting, tetapi tidak kalah pentingnya adalah kemampuan untuk berkolaborasi dan berinovasi dalam tim,” ucap Resna dikutip 17 Desember 2024.
Baca juga: Autentikasi Ijazah Berbasis Blockchain, Emiten Teknologi WIR Group Gandeng Sampoerna University
Baca juga: Canggih! Perusahaan Ini Genjot Industri Pangan Halal Lewat Teknologi Blockchain
Menurutnya, keberhasilan di industri ini tidak hanya bergantung pada seberapa baik seorang individu menguasai teknologi, tetapi juga bagaimana individu tersebut dapat bekerja sama dengan pihak lain dalam menciptakan solusi yang relevan.
“Blockchain adalah industri yang terus berkembang dengan cepat, dan profesional yang ingin sukses di dalamnya harus selalu mengikuti tren dan perkembangan terbaru, serta selalu terbuka untuk mempelajari hal-hal baru,” imbuhnya.
Dalam rangka mendukung pertumbuhan profesional di industri ini, Upbit Indonesia pun aktif berkolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan dan komunitas blockchain untuk menyediakan program pelatihan yang komprehensif.
Salah satunya melalui kerja sama dengan Asosiasi Blockchain dan Pedagang Aset Kripto Indonesia (ABI-Aspakrindo) untuk memperkenalkan aset kripto kepada generasi muda melalui campus roadshow.
Para profesional tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga mampu beradaptasi dan berinovasi di tengah industri yang sangat dinamis ini. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Tidak ada kekosongan kepemimpinan di BEI dan pengawasan keuangan, karena PJS yang ditunjuk… Read More
Pada kesempatan tersebut, BCA Syariah meluncurkan digital membership Mandjha dan Ivan Gunawan Prive yang terintegrasi… Read More
Poin Penting IHSG rebound kuat pada penutupan Jumat (30/1/2026), menguat 1,18 persen ke level 8.329,60,… Read More
Poin Penting Friderica Widyasari Dewi ditunjuk sebagai Anggota DK OJK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua,… Read More
Poin Penting Ekonom CSED INDEF menekankan kepastian regulasi, dengan meminta BEI dan OJK tetap dikelola… Read More
Poin Penting LPDB fokus membiayai UMKM yang belum bankable melalui skema pembiayaan produktif berbasis koperasi,… Read More