Keuangan

5 Provinsi di Indonesia dengan Pejudi Online Terbanyak, Transaksi Tembus Rp9,4 Triliun

Jakarta – Maraknya judi online makin memprihatinkan dengan tercatatnya jutaan penduduk yang terjerat, terutama di lima provinsi, yakni Jawa Barat, Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten. Total nilai transaksi dari kelima wilayah ini mencapai Rp9,4 triliun hingga Agustus 2024.

Adapun Jawa Barat menempati posisi teratas, dengan 535.644 penduduk terlibat dan nilai transaksi mencapai Rp3,8 triliun. Di ibu kota, Jakarta, sebanyak 235.538 penduduk tercatat terjerat judi online dengan total transaksi sebesar Rp2,3 triliun.

Menyusul kemudian adalah Jawa Tengah dengan 201.963 penduduk terlibat, transaksi mencapai Rp1,3 triliun. Di Jawa Timur, keterlibatan 135.227 penduduk menghasilkan transaksi senilai Rp1,051 triliun. Sementara di Banten, 150.302 penduduk terlibat dengan nilai transaksi mencapai Rp1,022 triliun.

Baca juga: Judi Online Kian Mengganas, 14 Persen Pengguna Kelas Menengah Terimbas 

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), di bawah kepemimpinan Menteri Meutya Hafid, menegaskan komitmen pemerintah untuk menekan praktik judi online melalui peningkatan literasi digital yang tepat sasaran, terutama bagi generasi muda yang paling rentan.

“Kita akan berupaya menciptakan ruang internet yang ramah anak, sehingga generasi penerus bisa terhindar dari kejahatan di dunia maya, termasuk judi online, kekerasan, dan pornografi anak,” kata Meutya dalam keterangan tertulisnya, dikutip Senin, 28 Oktober 2024.

Baca juga: Transaksi Tembus Rp600 T, Menkomdigi Meutya Hafid Tegaskan Perang Lawan Judol

Program Makin Cakap Digital, yang kini melibatkan aktris dan penyanyi Ghea Indrawari sebagai ikon kampanye, diluncurkan Komdigi untuk menarik perhatian publik dan mendidik generasi muda tentang etika berinternet dan bahaya judi online.

“Fokus kami adalah membangun tata digital yang lebih kuat, menutup celah bagi kejahatan siber, dan memberantas praktik judi online yang telah menjerat jutaan masyarakat,” tambah Meutya. (*) Alfi Salima Puteri

Yulian Saputra

Recent Posts

Demutualisasi Bursa dan Krisis Akuntabilitas Hukum

Oleh Firman Tendry Masengi, Advokat/Direktur Eksekutif RECHT Institute DEMUTUALISASI bursa efek kerap dipromosikan sebagai keniscayaan… Read More

19 mins ago

Jahja Setiaatmadja Borong 67.000 Saham BBCA, Rogoh Kocek Segini

Poin Penting Jahja Setiaatmadja tambah saham BBCA sebanyak 67.000 lembar secara tidak langsung dengan harga… Read More

1 hour ago

IHSG Hari Ini Masih Rawan Terkoreksi, Cermati 4 Saham Rekomendasi Analis

Poin Penting Secara teknikal, IHSG berpotensi terkoreksi di area 7.835–7.680 sebelum membentuk wave (b), dengan… Read More

1 hour ago

Milad 5, BSI Gaungkan Langkah EMAS Generasi EMAS

Kampanye sekaligus sebagai sosialisasi positioning BSI sebagai bank emas pertama di Indonesia dan mengajak masyarakat… Read More

2 hours ago

Pengguna Jago Terhubung Bibit-Stockbit Tembus 3 Juta, Investasi Naik 80 Persen

Poin Penting Pengguna Aplikasi Jago terhubung Bibit-Stockbit tembus 3 juta per Januari 2026, tumbuh 38%… Read More

10 hours ago

OJK Tekankan Transparansi dalam Reformasi Pasar Modal RI

Poin Penting OJK percepat reformasi pasar modal melalui delapan rencana aksi untuk memperkuat likuiditas, transparansi,… Read More

12 hours ago