Sementara yang ketiga, untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, Bank Sentral mendorong semakin gencarnya program wirausaha. Dengan begitu akan banyak Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang lahir dan berkembang.
”Keempat, Bank Indonesia akan terus melakukan edukasi mengenai pelayanan sistem pembayaran kepada masyarakat,” ucapnya.
Baca juga: Gini Ratio Turun Bukan Berarti Kesejahteraan Naik
Sedangkan yang kelima, lanjut dia, yang tidak kalah penting adalah Bank Sentral memanfaatkan Financial Technology (Fintech) yang berkolaborasi dengan lembaga keuangan formal untuk mempeluas basis nasabah ke pelosok daerah.
“Dengan program-program yang inklusif ini, nantinya diharapkan dapat membantu pemerataan pertumbuhan ekonomi,” tutupnya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Oleh Awaldi, Pemerhati SDM Bank dan Consulting Director Mercer Indonesia SEJAK akhir tahun kemarin, Otoritas… Read More
Poin Penting Penerimaan pajak hingga 31 Januari 2026 mencapai Rp116,2 triliun, tumbuh 30,8 persen yoy,… Read More
Poin Penting Mochamad Andy Arslan Djunaid resmi mengundurkan diri dari jabatan Komisaris Utama PT Asuransi… Read More
Poin Penting IHSG menguat tipis 0,30 persen ke level 8.146,71 dengan nilai transaksi Rp25,74 triliun… Read More
Poin Penting Perusahaan didorong merombak arsitektur data center agar lebih cepat, simpel, fleksibel, efisien, aman,… Read More
Poin Penting Ekonomi RI 2025 diproyeksi tumbuh 5,07 persen yoy, lebih tinggi dari realisasi 2024… Read More