5 Fokus Destry Jika Menjadi Deputi Gubernur Senior BI

Jakarta– Calon Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti memaparkan 5 fokus visi untuk memimpin Bank Sentral ke depan.

Pada fokus pertama Destry ingin mengembangkan potensi digital di Indonesia. Menurutnya, tantangan sektor perbankan makin nyata karena layanan financial technology semakin menjamur dan mulai mengambil alih peran bank.

“Ini jadi tantangan besar untuk pola transaksi non tunai, pelaku tidak hanya dari bank tapi juga non bank. Harus ada inovasi sistem pembayaran agar semakin aman dan inklusif,” kata Destry di Kompleks DPR RI, Jakarta, Senin 1 Juli 2019.

Fokus kedua, Destry menambahkan, guna menjaga stabilitas pihaknya ingin mengoptimalkan bauran kebijakan yang akomodatif yakni moneter dan makroprudensial.

“Memperkuat line of defense untuk daya tahan BI dalam menghadapi situasi global yang menekan perekonomian secara dalam,” kata Destry

Fokus ketiga Destry menambahkan, pendalaman di sektor keuangan juga masih perlu dijalankan guna mendorong pembangunan ekonomi. Destry menilai, bank sentral harus terus berinovasi untuk sumber pembiayaan baru dan sumber pembiayaan baru misalnya sekuritisasi efek beragun aset hingga masalah hedging atau lindung nilai.

Selanjutnya visi misi keempat adalah pengembangan keuangan syariah. Menurutnya, Bank sentral ke depan harus merumuskan beberapa strategi untuk membangun ekonomi berbasis halal baik skala kecil atau besar.

Sedangkan fokus terakhir adalah Destry akan fokus pada sinergi dengan Pemerintah, LPS, serta OJK guna menjalankan kebijakan makroprudensial dan mikroprudensial. (*)

 

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Bank Mega Gandeng IKPI Perkuat Pemahaman Coretax ke Nasabah

Poin Penting PT Bank Mega menggandeng IKPI dan FlazzTax menggelar Seminar Coretax untuk mengedukasi nasabah… Read More

11 hours ago

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

11 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

12 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

13 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

14 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

14 hours ago