Analisis

5 Bank Ikut Kredit Sindikasi Jasa Marga Sebesar Rp4,18 Triliun

Jakarta – PT Jasa Marga Tbk (JSMR) melalui anak usahanya PT Jasamarga Pandaan Malang atau “Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Pandaan-Malang” memperoleh pembiayaan kredit sindikasi sebesar Rp 4,179 Triliun.

Secara rinci, Kredit sindikasi senilai Rp4,179 triliun diberikan oleh PT. Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) sebesar Rp 1 triliun, PT Bank Mandiri Tbk (Bank Mandiri) sebesar Rp 1 triliun, PT Bank Central Asia Tbk (Bank BCA) Rp 1 triliun, PT Bank ICBC Indonesia (Bank ICBC) sebesar Rp 500 miliar, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia Eximbank (Eximbank) sebesar Rp 500 miliar, dan PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah  (Bank Jateng) sebesar Rp 179 miliar.

Direktur Keuangan Jasa Marga Donny Arsa berharap, kedepanya kredit sindikasi ini dapat menambah kemampuan pembiayaan proyek jalan tol yang merupakan salah satu target infrastruktur prioritas pemerintah.

“Semoga ke depannya pembiayaan untuk infrastruktur kian beragam,” ujar Donny di Kantor Pusat Jasa Marga, Jakarta, Jumat 13 Oktober 2017.

Senior Executive Vice President Corporate Banking Bank Mandiri Alexandra Wiyoso mengungkapkan, pihaknya di Perbankan juga mencoba untuk terus mendukung kebijakan pemerintah melalui dukungannya dalam pendanaan untuk membangun jalan nasional.

“Kami perbankan cukup aktif dalam memberikan pendanaan untuk talangan tanah dan kontraktor yang makin mempercepat pembangunan infrastruktur dan mendorong perekonomian nasional,” ungkap Alexandra

Sebagai informasi, pembangunan jalan tol Pandaan-Malang terbagi atas tiga seksi. Seksi I sepanjang 16,61 km di Kabupaten Pasurua, Seksi II sepanjang 21,45 km di Kabupaten Malang, dan Seksi III sepanjang 0,62 km di Kota Malang.

Jalan tol ini merupakan terusan dari ruas jalan tol Gempol-Pandaan dengan panjang sekitar 13,6 kilometer dan telah beroperasi sejak Juni 2015 lalu.(*)

Suheriadi

Recent Posts

PINTU Gandeng Aparat Hukum Perkuat Keamanan Industri Kripto

Poin Penting Transaksi ilegal global capai USD158 miliar pada 2025, naik 145 persen. OJK perkuat… Read More

1 hour ago

IAI Inisiasi Indonesia Sustainability Reporting Forum, Ignasius Jonan Jadi Ketua

Poin Penting IAI bentuk ISRF untuk memperkuat ekosistem dan standar pelaporan keberlanjutan Dipimpin Ignasius Jonan,… Read More

2 hours ago

Pangsa Kredit UMKM Terus Menyusut, Program Pemerintah Jadi Peluang Tumbuh

Poin Penting BI mencatat pangsa kredit UMKM terhadap total kredit perbankan turun menjadi 17,49% pada… Read More

4 hours ago

Sisi Lain Demam AI

Oleh Krisna Wijaya, Honorable Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) KEHADIRAN artificial intelligence (AI) sudah… Read More

5 hours ago

Industri Melambat, Begini Jurus ACA Jaga Pertumbuhan Premi

Poin Penting Sepanjang 2025, ACA membukukan premi sekitar Rp6 triliun, melonjak tajam dibandingkan lima-enam tahun… Read More

6 hours ago

Moody’s Turunkan Outlook Indonesia, BI Tegaskan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat

Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More

12 hours ago