Pekerja melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, 25 Agustus 2025 ditutup bertahan pada zona hijau ke posisi 7.926,90 atau meningkat 0,87 persen dari level 7.858,85.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 215 saham terkoreksi, 449 saham menguat, dan 143 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 47,04 miliar saham diperdagangkan dengan 2,37 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp19,46 triliun.
Lalu, seluruh indeks dalam negeri juga mengalami pergerakan yang menghijau. Rinciannya, IDX30 menguat 0,74 persen menjadi 428,62, LQ45 meningkat 0,81 persen menjadi 828,92, Sri-Kehati naik 1,20 persen menjadi 383,70, dan JII menguat 0,11 persen menjadi 539,50.
Baca juga: Intip Pergerakan Saham Indeks INFOBANK15 Pekan Ini
Selanjutnya, hampir seluruh sektor turut menguat. Ini tercermin dari sektor properti yang meningkat 3,65 persen, sektor infrastruktur naik 2,61 persen, sektor keuangan menguat 1,87 persen, sektor siklikal meningkat 1,08 persen, dan sektor bahan baku naik 0,70 persen.
Selanjutnya, sektor teknologi menguat 0,58 persen, sektor energi meningkat 0,51 persen, sektor transportasi naik 0,47 persen, dan sektor industrial menguat 0,21 persen.
Sementara sektor sisanya melemah, dengan sektor kesehatan merosot 0,40 persen dan sektor non-siklikal turun 0,23 persen.
Baca juga: Daftar 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), PT Bank Victoria International Tbk (BVIC), dan PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG).
Sedangkan saham top losers adalah PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA), PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS), dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Multipolar Tbk (MLPL), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More