Moneter dan Fiskal

475 Pemda Sudah Terapkan QRIS, Bisa Buat Bayar Pajak Hingga Parkir

Jakarta – Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sudah bisa digunakan di 475 pemerintah daerah (pemda) baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Jadi QRIS sekarang ini 475 pemda baik provinsi maupun kabupaten/kota dari 542 pemda sudah menggunakan QRIS jadi kurang lebih 88 persen. Ini yang menggunakan QRIS tetapi bukan berarti pemda yang belum menggunakan QRIS belum di-elektronifikasi karena elektronifikasi ini macam-macam ada yang QRIS, ATM, rekeningnya ke bank, itu macam-macam,” ujar Gubernur BI, Perry Warjiyo dalam Konferensi Pers KSSK, dikutip, Rabu 31 Januari 2024.

Baca juga: Tumbuh 130 Persen, Nilai Transaksi QRIS 2023 Tembus Rp229,96 Triliun

Perry pun menyebutkan bahwa layanan QRIS ini memudahkan wajib pajak untuk membayar berbagai macam pajak seperti pajak bumi dan bangunan (PBB) hingga parkir.

“Dipakainya untuk apa? QRIS digunakan untuk transaksi penerimaan pajak daerah, parkir, PBB, pajak dari daerah, sekarang wajib pajak ini bisa bayar melalui QRIS  baik melalui online transfer dan lain-lain,” jelasnya.

Baca juga: Nasabah Bank Mega Kini Bisa Transaksi QRIS Antarnegara, Ini Daftar Negaranya

Selain itu, QRIS juga bisa digunakan untuk retribusi dan juga untuk belanja pemerintah daerah. Di mana QRIS di pemda integrasikan ke kartu kredit segmen pemerintah.

“Jadi pemerintah daerah juga sudah menggunakan kartu kredit segmen pemerintah, yang tentu saja kami bebaskan biayanya bersama industri,” pungkas Perry. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

3 hours ago

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

3 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

3 hours ago

Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More

3 hours ago

BTN Ungkap Penyebab NPL Konstruksi Tinggi, Fokus Bereskan Kredit Legacy

Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More

4 hours ago

Risiko Bencana Tinggi, Komisi VIII Minta Anggaran dan Sinergi Diperkuat

Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More

4 hours ago