Market Update

453 Saham Merah, IHSG Ditutup Anjlok ke Level 7.563

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (2/10) kembali ditutup merosot ke level 7.563,26 atau anjlok sebanyak 1,03 persen dari level 7.642,00.

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 453 saham terkoreksi, 163 saham menguat, dan 186 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 33,68 miliar saham diperdagangkan dengan 1,50 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp14,85 triliun. 

Lebih lanjut, seluruh indeks turut mengalami pergerakan yang melemah, dengan IDX30 turun 1,33 persen menjadi 483,58, LQ45 melemah 1,54 persen menjadi 938,70, Sri-Kehati merosot 1,43 persen menjadi 420,14, dan JII turun 1,33 persen menjadi 526,11.

Baca juga: BEI: Jumlah Investor Saham Tembus 6 Juta SDI

Pelemahan tersebut juga diikuti oleh mayoritas sektor di antaranya adalah sektor transportasi turun 1,95 persen, sektor infrastruktur melemah 1,75 persen, sektor siklikal merosot sebesar 1,74 persen, sektor properti turun 1,49 persen, dan sektor teknologi melemah 1,39 persen.

Kemudian, sektor non-siklikal melemah 1,33 persen, sektor keuangan merosot 1,32 persen, sektor industrial turun 0,45 persen, sektor kesehatan melemah 0,38 persen, dan sektor energi melemah 0,30 persen.

Sementara, hanya sektor bahan baku yang mengalami penguatan sebanyak 0,03 persen, didukung oleh saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang naik 2,33 persen dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menguat 1,90 persen.

Baca juga: Cek Sektor Saham Potensial Cuan Usai BI dan The Fed Pangkas Suku Bunga

Sederet saham top gainers diantaranya adalah PT Inter-Delta Tbk (INTD), PT Isra Presisi Indonesia Tbk (ISAP), dan PT Klinko Karya Imaji Tbk (KLIN).

Sedangkan saham top losers adalah PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA), PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN), dan PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Demutualisasi BEI Masih Tunggu PP, OJK Siapkan Aturan Turunan

Poin Penting OJK masih menunggu Peraturan Pemerintah (PP) sebagai dasar mekanisme pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek… Read More

3 hours ago

Kadin Bidik Peningkatan Investasi Lewat Integrasi Asia Pasifik di ABAC Meeting I 2026

Poin Penting Kadin Indonesia mendorong integrasi Asia Pasifik melalui ABAC Meeting I 2026 untuk meningkatkan… Read More

3 hours ago

Perluas Akses Investasi Nasabah, Maybank AM Luncurkan Tiga Reksa Dana Anyar

Poin Penting Maybank AM meluncurkan tiga reksa dana baru—MYMONEY, MYGNETS, dan MYHIDIV—untuk memperluas pilihan investasi… Read More

5 hours ago

BTN Bukukan Laba Rp3,5 Triliun Sepanjang 2025, Tumbuh 16,4 Persen

Poin Penting BTN catat laba konsolidasian Rp3,5 triliun pada 2025, naik 16,4 persen yoy, didorong… Read More

5 hours ago

Deretan Emiten Big Caps dengan Free Float di Bawah 15 Persen, Ada Siapa Saja?

Poin Penting BEI menaikkan porsi saham free float dari 7,5 persen menjadi 15 persen, dengan… Read More

8 hours ago

Thomas Resmi Jadi DG BI, Wamenkeu Suahasil dan Juda Harap Kolaborasi Makin Erat

Poin Penting Thomas Djiwandono resmi dilantik sebagai Deputi Gubernur BI periode 2026–2031 oleh MA, menggantikan… Read More

8 hours ago