Ilustrasi Pergerakan saham big banks yang kompak turun usai BI umumkan tahan suku bunga 4,75 persen, Rabu, 22 Oktober 2025. (Foto: istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (14/11) ditutup dengan melanjutkan pelemahannya ke level 7.214,56 atau anjlok 1,29 persen dari dibuka pada level 7.308,67.
Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 431 saham terkoreksi, 173 saham menguat, dan 182 tetap tidak berubah. Sebanyak 23,14 miliar saham diperdagangkan dengan 1,17 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp10,92 triliun.
Kemudian, indeks-indeks dalam negeri bergerak turun, dengan IDX30 melemah 1,29 persen menjadi 448,15, LQ45 merosot 1,21 persen menjadi 875,70, Sri-Kehati turun 1,17 persen menjadi 390,68, dan JII melemah 1,88 persen menjadi 501,45.
Baca juga: Siap-siap! BCA Bakal Bagikan Dividen Interim Tunai Rp50 per Saham, Cek Jadwalnya
Sementara itu, mayoritas sektor pun bergerak turun, terlihat dari sektor properti melemah 1,78 persen, sektor energi merosot 1,77 persen, sektor bahan baku turun 1,66 persen, sektor siklikal melemah 1,11 persen, dan sektor transportasi merosot 1,05 persen.
Kemudian, sektor kesehatan melemah 1,00 persen, sektor industrial merosot 0,88 persen, sektor keuangan turun 0,83 persen, sektor infrastruktur merosot 0,75 persen, dan sektor non-siklikal melemah 0,61 persen.
Sedangkan, hanya sektor teknologi yang mengalami peningkatan sebanyak 1,27 persen, yang ditopang oleh saham PT Bukalapak.com (BUKA) yang mengalami kenaikan 4,20 persen.
Baca juga: Bos Indosat Borong Jutaan Lembar Saham ISAT
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK), PT Duta Anggada Realty Tbk (DART), dan PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ).
Sedangkan saham top losers adalah PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI), PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR), dan PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), dan PT Bumi Minerals Resources Tbk (BRMS). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More