Ilustrasi Pergerakan saham big banks yang kompak turun usai BI umumkan tahan suku bunga 4,75 persen, Rabu, 22 Oktober 2025. (Foto: istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (1/11) ditutup dengan melanjutkan koreksinya ke level 7.505,25 atau melemah 0,91 persen dari dibuka pada level 7.574,01.
Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 423 saham terkoreksi, 189 saham menguat, dan 175 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 19,81 miliar saham diperdagangkan dengan 1,18 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp10,45 triliun.
Kemudian, indeks-indeks dalam negeri juga bergerak melemah, dengan IDX30 turun 0,95 persen menjadi 469,44, LQ45 melemah 0,96 persen menjadi 912,61, Sri-Kehati merosot 1,13 persen menjadi 409,05, dan JII turun 1,21 persen menjadi 517,07.
Baca juga: BEI Ungkap Ada 3 Perusahaan Jumbo akan IPO Akhir Tahun Ini
Lebih lanjut, mayoritas sektor turut bergerak turun. Ini terlihat dari sektor kesehatan melemah 2,65 persen, sektor transportasi turun 2,64 persen, sektor non-siklikal melemah 2,55 persen, sektor bahan baku merosot 1,82 persen, dan sektor infrastruktur melemah 0,89 persen.
Kemudian, sektor energi merosot 0,86 persen, sektor industrial menurun 0,64 persen, sektor siklikal melemah 0,56 persen, sektor keuangan turun 0,55 persen, dan sektor properti melemah 0,34 persen.
Sementara, hanya satu sektor yang mengalami penguatan, yakni sektor teknologi yang naik tipis 0,01 persen.
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Eratex Djaja Tbk (ERTX), PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO), dan PT Megapolitan Developments Tbk (EMDE).
Baca juga: BEI Bakal Grand Launching Single Stock Future Bulan Depan
Sedangkan saham top losers adalah PT Pelayaran Kurnia Lautan Semesta Tbk (KLAS), PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR), dan PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Bank sentral global kompak dukung Jerome Powell usai ancaman pidana dari Donald Trump.… Read More
Poin Penting Pendanaan pindar cenderung meningkat saat Ramadan, didorong naiknya kebutuhan konsumsi dan modal usaha… Read More
Poin Penting Rupiah melemah ke level Rp16.864 per dolar AS, namun pemerintah menilai kondisi tersebut… Read More
Poin Penting Rupiah melemah mendekati Rp17.000 per dolar AS akibat tekanan global, termasuk tensi geopolitik… Read More
Poin Penting Muhammadiyah menilai ketidakpastian hukum di sektor perbankan berdampak luas terhadap penyaluran kredit dan… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka menguat tipis 0,04 persen ke level Rp16.870 per dolar AS pada… Read More