42 Calon Emiten Bakal IPO, 47,62% Perusahaan Berpotensi Masuk Kategori Hijau

Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga saat ini telah mencatat sebanyak 42 perusahaan masuk ke dalam pipeline pencatatan saham BEI.

Dari 42 perusahaan tersebut, Direktur Penilaian BEI, I Gede Nyoman Yetna, mengatakan bahwa sebanyak 47,62% perusahaan berpotensi masuk ke kategori hijau dalam taksonomi hijau atau sebanyak 20 perusahaan.

“Empat perusahaan yang tidak masuk ke kategori hijau dalam Taksonomi Hijau 9,52%, 18 perusahaan yang berada di luar pemetaan Taksonomi Hijau saat ini 42,86%,” ucap Nyoman kepada media dikutip, 17 Mei 2023.

Nyoman menjelaskan bahwa, penelaahan calon emiten yang masuk dalam pipeline ke kategori hijau tersebut mengacu pada Taksonomi Hijau Indonesia 1.0 yang dirilis oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Penentuan kategori hijau dalam Taksonomi Hijau serta ambang batasnya didasarkan pada regulasi dan kebijakan kementerian terkait, oleh karenanya tidak dapat ditentukan oleh Bursa,” imbuhnya.

Adapun, sebelumnya BEI merinci bahwa dari 42 perusahaan tersebut, sebanyak 26 perusahaan dengan aset skala menengah, 13 perusahaan aset skala besar, serta tiga perusahaan aset skal kecil.

Dimana, jika ditentukan berdasarkan sektornya, sektor consumer cyclicals mendominasi sebesar 31,82% atau tujuh perusahaan, kemudian diikuti oleh sektor bahan baku, properti, dan non-siklikal dengan masing-masing terdapat lima perusahaan. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Neraka Neraca Pembayaran: Ekonomi Nasional Bisa Meleleh

Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga BANK Indonesia (BI) melaporkan bahwa neraca pembayaran Indonesia… Read More

34 mins ago

Bos Mandiri Sekuritas: Likuiditas, Transparansi, dan Free Float Jadi Kunci Tarik Investor Asing

Poin Penting Reformasi OJK dan BEI diyakini memperkuat pasar modal, meningkatkan transparansi, tata kelola, dan… Read More

50 mins ago

BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting BRI mencatat laba Rp57,13 triliun pada 2025, turun 5,26 persen yoy, sementara kredit… Read More

1 hour ago

IHSG Dibuka Hijau, Naik 0,40 Persen ke Level 8.355

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,40 persen ke level 8.355,28 pada pukul 09.00 WIB, dengan… Read More

2 hours ago

Update Harga Emas Hari Ini (26/2): Antam Melesat, Galeri24 dan UBS Kompak Anjlok

Poin Penting Harga emas Galeri24 hari ini anjlok Rp28.000 ke Rp3.057.000 per gram, sementara UBS… Read More

2 hours ago

Rupiah Dibuka Menguat Seiring Penurunan Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Poin Penting Rupiah hari ini dibuka menguat ke Rp16.755 per dolar AS, naik 0,27 persen… Read More

2 hours ago