Market Update

409 Saham Melemah, IHSG Sesi I Ditutup Loyo ke Level 6.843

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (12/6) ditutup melemah sebanyak 0,18 persen ke level 6.843,35 dari dibuka pada level 6.855,69.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 11,82 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 533 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp4,19 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 409 saham terkoreksi, sebanyak 148 saham menguat dan sebanyak 204 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: Usai Rombak Pengurus, Harga Saham GOTO Naik Hampir 2 Persen di Perdagangan Sesi I

Pada sesi ini, hampir seluruh sektor mengalami pelemahan yang dipimpin oleh  sektor kesehatan yang turun 1,80 persen. Hal ini dipicu oleh saham PT Mitra Keluarga Karyasehat yang melemah 3,91 persen dan saham PT Kimia Farma Tbk (KAEF) yang turun 2,44 persen.

Adapun, sektor lain yang mengalami penurunan adalah sektor bahan baku melemah 1,40 persen, diikuti sektor transportasi melemah 1,00 persen, sektor keuangan turun 0,87 persen, lalu sektor industrial melemah 0,77 persen, dan sektor siklikal menurun 0,60 persen. 

Baca juga: Morgan Stanley Nilai Pasar Saham Indonesia Underweight, Ada Apa?

Serta, sektor properti ikut melemah 0,53 persen, sektor energi turun 0,35 persen, sektor non-siklikal melemah 0,34 persen, dan terakhir sektor teknologi melemah 0,30 persen.

Sedangkan hanya terdapat satu sektor yang mengalami penguatan, yaitu sektor infrastruktur yang naik 0,14 persen, ditopang oleh saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

8 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

9 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

9 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

10 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

11 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

11 hours ago