Ilustrasi: Pergerakan harga saham. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, 19 Mei 2025 kembali ditutup menguat ke posisi 7.141,09 dari dibuka pada level 7.106,52 atau naik 0,49 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business mencatat sebanyak 225 saham terkoreksi, 409 saham menguat, dan 173 tetap tidak berubah. Sebanyak 25,51 miliar saham diperdagangkan dengan 1,43 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp14,80 triliun.
Lebih lanjut, seluruh indeks dalam negeri juga bergerak naik, dengan IDX30 menguat 0,85 persen menjadi 424,19, LQ45 meningkat 0,68 persen menjadi 811,65, Sri-Kehati naik 0,73 persen menjadi 378,69, dan JII menguat 0,79 persen menjadi 482,21.
Baca juga: Indeks INFOBANK15 Menguat dalam Sepekan, Saham BMRI Paling Ngegas
Kemudian, mayoritas sektor juga mengalami penguatan tercermin dari sektor transportasi naik 3,09 persen, sektor bahan baku meningkat 1,99 persen, sektor energi menguat 1,97 persen, sektor industrial naik 0,80 persen, dan sektor infrastruktur meningkat 0,54 persen.
Selanjutnya, sektor keuangan menguat 0,40 persen, sektor siklikal naik 0,37 persen, sektor non-siklikal meningkat 0,08 persen, dan sektor kesehatan menguat 0,05 persen.
Sedangkan, sektor sisanya mengalami pelemahan, di mana sektor teknologi merosot 1,06 persen dan sektor properti turun 0,11 persen.
Baca juga: Saham TUGU Bikin Investor Kepincut, Ini Alasannya
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), PT Global Mediacom Tbk (BMTR), dan PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN).
Sedangkan saham top losers adalah PT Palma Serasih Tbk (PSGO), PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Panin Financial Tbk (PNLF), dan PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN). (*)
Editor: Galih Pratama
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More