Market Update

403 Saham Merah, IHSG Ditutup Melemah ke Level 7.091

Poin Penting

  • IHSG melemah tipis, ditutup di level 7.091,67 atau turun 0,08 persen; tekanan terlihat dari dominasi 403 saham terkoreksi dibanding 272 saham menguat.
  • Aktivitas perdagangan cukup ramai, dengan 25,10 miliar saham ditransaksikan, frekuensi 1,66 juta kali, dan nilai transaksi mencapai Rp14,93 triliun.
  • Pergerakan sektor dan indeks variatif, mayoritas sektor menguat dipimpin energi (+2,18 persen), namun indeks utama seperti IDX30, LQ45, dan Sri-Kehati melemah.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, 30 Maret 2026 belum mampu ditutup rebound dan masih bertahan pada posisi 7.091,67 atau turun tipis 0,08 persen dari level 7.097,05.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 403 saham terkoreksi, 272 saham menguat, dan 149 saham tetap tidak berubah.

Sebanyak 25,10 miliar saham diperdagangkan dengan 1,66 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp14,93 triliun.

Selanjutnya, mayoritas indeks dalam negeri juga ditutup melemah. Rinciannya, IDX30 -0,59 persen jadi 388,66, Sri-Kehati -0,47 persen ke 344,68, dan LQ45 -0,21 persen ke 717,49. Sedangkan, JII naik 1,60 persen menjadi 479,43.

Baca juga: Indeks Infobank15 Turun Tipis, Pergerakan Saham Bank Masih Variatif

Meski begitu, mayoritas sektor ditutup menguat. Sektor energi tercatat naik 2,18 persen, sektor teknologi meningkat 1,42 persen, sektor transportasi menguat 1,41 persen, dan sektor siklikal naik 1,29 persen.

Selanjutnya, sektor industrial meningkat 0,83 persen, sektor non-siklikal menguat 0,25 persen, dan sektor kesehatan naik 0,14 persen.  

Sedangkan, sektor sisanya masih terpantu melemah, tercermin dari sektor keuangan merosot 1,17 persen, sektor bahan baku turun 0,80 persen, sektor properti melemah 0,46 persen, dan sektor infrastruktur merosot 0,43 persen.

Baca juga: Net Sell Asing Tembus Rp1,92 Triliun, Saham BBCA, BBRI dan BBNI Paling Banyak Dilego

Saham Top Gainers dan Losers

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI), PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA), dan PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN).

Sedangkan saham top losers adalah PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA), PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), dan PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Bank Central Asia Tbk (BRMS). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Asuransi Multi Artha Guna (AMAG) Raih Pendapatan Jasa Rp2,79 Triliun di 2025

Poin Penting Pendapatan AMAG naik 8,48% menjadi Rp2,79 triliun pada 2025. Laba bersih turun 41%… Read More

5 hours ago

Pembiayaan Baru WOM Finance Tembus Rp5,94 Triliun di 2025, Tumbuh 9,35 Persen

Poin Penting Pembiayaan baru WOM Finance tumbuh 9,35 persen (yoy) menjadi Rp5,94 triliun, mendorong kenaikan… Read More

5 hours ago

Kasus Amsal Disorot: Dari Dugaan Mark-Up hingga Implikasi Keuangan Negara

Poin Penting Kasus Amsal mengungkap dugaan mark-up anggaran proyek desa dengan kerugian negara sekitar Rp202… Read More

5 hours ago

RUPS WOM Finance Rombak Pengurus, Kursi Dirut Segera Diisi

Poin Penting WOM Finance merombak jajaran komisaris dan direksi melalui RUPS terbaru. Posisi direktur utama… Read More

5 hours ago

Pendapatan DCI Indonesia Tumbuh 40,1 Persen Jadi Rp2,5 Triliun di 2025

Poin Penting Pendapatan DCII 2025 tumbuh 40,1 persen yoy menjadi Rp2,5 triliun, didorong operasional data… Read More

6 hours ago

Infobank dan XOEO Hadirkan Cruise Connect 2026, Ruang Eksklusif Decision-Maker Perbankan

Poin Penting Infobank dan XOEO gelar Cruise Connect 2026, forum eksklusif bagi decision-maker perbankan dalam… Read More

6 hours ago