Market Update

401 Saham Loyo, IHSG Ditutup Turun ke Level 6.832

Jakarta – Pasar saham Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, 25 Juni 2025 ditutup melemah 0,54 persen dari posisi pembukaan di level 6.869,17 menjadi ke posisi 6.832,14.

Berdasarkan statistik RTI Business mencatat sebanyak 401 saham terkoreksi, 212 saham menguat, dan 186 tetap tidak berubah. Sebanyak 22,58 miliar saham diperdagangkan dengan 1,19 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp12,98 triliun.

Lebih lanjut, seluruh indeks dalam negeri juga merosot. Ini terlihat dari indeks IDX30 yang turun 0,83 persen menjadi 391,90, Sri-Kehati melemah 0,96 persen menjadi 348,62, LQ45 merosot 0,54 persen menjadi 760,26, dan JII turun 0,24 persen menjadi 479,52.

Baca juga: Dana Asing Kabur Rp942 Miliar, Ini Daftar Saham yang Paling Banyak Dilepas

Lalu, mayoritas sektor ikut mengalami penurunan, tercermin dari sektor bahan baku melemah 2,03 persen, sektor energi merosot 1,77 persen, sektor properti turun 1,33 persen, sektor siklikal melemah 1,14 persen, sektor industrial merosot 0,35 persen, dan sektor keuangan turun 0,11 persen.

Sementara itu, sektor sisanya menguat. Rinciannya, sektor transportasi naik 1,10 persen, sektor teknologi meningkat 0,72 persen, sektor kesehatan menguat 0,29 persen, sektor infrastruktur naik 0,17 persen, dan sektor non-siklikal meningkat 0,01 persen.

Baca juga: Ini Alasan PSAT Patok Harga IPO di Rentang Rp850-900 per Saham

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Bank Permata Tbk (BNLI), PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM), dan PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON).

Sedangkan saham top losers adalah PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA). 

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BMRS), dan PT Sentul City Tbk (BKSL). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Pakar Apresiasi Peran Pertamina Capai Target Lifting Minyak APBN 2025

Poin Penting Produksi minyak Pertamina berhasil mencapai target APBN 2025 sebesar 605.000 barel per hari.… Read More

1 hour ago

Properti RI Berpeluang Booming Lagi pada 2026, Apa Penyebabnya?

Poin Penting Pertumbuhan ekonomi 2026 diproyeksikan naik hingga 5,5%, menjadi momentum kebangkitan sektor properti. Dengan… Read More

1 hour ago

AI Masuk Fase Baru pada 2026, Fondasi Data Jadi Penentu Utama

Poin Penting Fondasi data kuat krusial agar AI berdampak dan patuh regulasi. Standarisasi platform dan… Read More

3 hours ago

Pemerintah Diskon 50 Persen Iuran JKK dan JKM Pekerja BPU Transportasi

Poin Penting Diskon iuran 50 persen JKK–JKM diberikan pemerintah bagi pekerja BPU sektor transportasi (ojol,… Read More

4 hours ago

Dukung Program Pemerintah, KADIN Buka 1.000 Dapur MBG

Poin Penting KADIN membuka 1.000 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai standar SPPG sebagai dukungan… Read More

5 hours ago

Menko Airlangga Ungkap Arah BBM B50, Ini Jadwal Implementasinya

Poin Penting Pemerintah masih menggunakan BBM B40 pada 2026, sesuai arahan Presiden Prabowo, sambil melanjutkan… Read More

5 hours ago