Managing Director Investing on Climate, Umar Idris, saat menjadi pembicara di ajang Investing on Climate by Editors’ Choice Award 2025, di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan, Jumat (5/12). (Foto: M. Ibrahim)
Poin Penting
Jakarta - Sebanyak 40 perusahaan dan 10 tokoh menerima penghargaan Investing On Climate 2025 yang dilakukan oleh para editor ekonomi dan lingkungan. Penghargaan yang digelar di Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) diberikan untuk mengapresiasi aksi dan inisiatif perusahaan yang berinvestasi di bidang iklim.
Managing Director Investing on Climate, Umar Idris mengatakan, para perusahaan yang mendapat apresiasi berasal dari berbagai sektor usaha, termasuk perbankan.
Sementara, tokoh yang mendapat penghargaan antara lain Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo, dan Gubernur Jawa Barat, Dedy Mulyadi.
“Penghargaan ini diberikan kepada pelaku usaha dan tokoh yang memiliki perhatian dan telah berkontribusi nyata mencegah perubahan iklim, termasuk menurunkan emisi gas rumah kaca,” ujar Umar dalam acara Investing on Climate, Jumat, 5 Desember 2025.
Baca juga: BEI Tekankan Kolaborasi dan Tanggung Jawab Bersama Bangun Masa Depan Hijau
Umar menjelaskan bahwa krisis iklim di Indonesia semakin nyata menjelang akhir 2025. Frekuensi cuaca ekstrem meningkat, termasuk banjir, tanah longsor, gelombang panas, ketidakpastian pola hujan, hingga kenaikan muka air laut.
Situasi tersebut menegaskan urgensi investasi pada solusi iklim, seperti percepatan transisi energi bersih, perlindungan ekosistem, penguatan infrastruktur tahan iklim, serta penerapan model bisnis berkelanjutan.
“Investing on Climate menegaskan investasi pada ketahanan iklim bukan sekadar tanggung jawab lingkungan, tetapi juga membuka potensi keuntungan yang signifikan bagi dunia usaha,” tambah Umar.
Baca juga: Negara Maju Dituding Raup Keuntungan dari Utang Iklim
Diketahui, Investing on Climate merupakan organisasi independen yang diinisiasi dan didirikan oleh para jurnalis ekonomi dan lingkungan. Lembaga ini berfokus pada penguatan investasi berbasis keberlanjutan dan aksi mitigasi perubahan iklim.
Melalui, Investing on Climate, pihaknya berkomitmen memberikan apresiasi kepada perusahaan dan tokoh nasional yang turut secara nyata berkontribusi pada pencegahan perubahan iklim.
Melalui Investing on Climate Editors' Choice Award, tim panel menilai pelaku usaha yang memiliki target emisi net-zero yang jelas, terukur, transparan, dan berkelanjutan sebagaimana tercantum dalam laporan keberlanjutan.
Penilaian dilakukan oleh panel yang terdiri dari editor senior dan ahli ekonomi lingkungan dengan metode ESG Scoring yang mengacu pada standar GRI (Global Reporting Initiative).
Bobot dan hasil scoring diuji kembali oleh juri. Pada tahun 2025 ini, juri Investing On Climate adalah Eko B. Suprianto (Chairman Infobank Group/Founder Investing On Climate), Ardian Taufik Gesuri (Founder Investing on Climate/Wakil Pemimpin Redaksi Suar.id), Bina Bektiati (Founder Investing On Climate), Umar Idris (Managing Director Investing On Climate), dan Andry Satrio Nugroho (Peneliti INDEF).
Baca juga: Sederet Tantangan RI Terapkan NZE Jelang Konferensi Iklim PBB COP30
Setelah melalui proses seleksi menyeluruh tersebut, sebanyak 40 perusahaan, baik emiten BEI maupun perusahaan non-publik, meraih penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas aksi nyata mereka dalam mencegah perubahan iklim melalui berbagai inisiatif investasi iklim.
Sebanyak 40 perusahaan, baik emiten BEI maupun non-publik, meraih penghargaan atas aksi nyata mitigasi perubahan iklim:
Selain perusahaan, 10 tokoh menerima penghargaan Inspirational Figures in Environmental and Social Sustainability:
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya berencana membeli anak usaha BRI untuk dijadikan penyalur langsung KUR UMKM,… Read More
Poin Penting BTN dukung penuh program gentengisasi Prabowo melalui penyaluran subsidi renovasi rumah untuk meningkatkan… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya menilai OTT pegawai pajak dan bea cukai sebagai terapi kejut agar… Read More
Poin Penting Baru beroperasi sejak Desember 2025, BSN langsung memposisikan diri sebagai “Banknya Para Developer”… Read More
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Jakarta, terpisah… Read More