Pekerja melintas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (8/9) kembali ditutup pada zona hijau ke level 7.912,94 dari posisi 7.867,34 atau menguat 0,58 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini sebanyak 20,13 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,17 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp8,95 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 292 saham terkoreksi, 367 saham menguat, dan 142 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Intip Pergerakan Indeks Saham INFOBANK15 dalam Sepekan
Selanjutnya, mayoritas sektor juga mengalami penguatan. Ini tercermin dari sektor bahan baku naik 2,34 persen, industrial meningkat 2,24 persen, properti menguat 0,92 persen, dan transportasi naik 0,71 persen.
Lalu, sektor kesehatan meningkat 0,39 persen, energi menguat 0,36 persen, non-siklikal naik 0,10 persen, dan keuangan meningkat 0,06 persen.
Baca juga: Saham DSSA, ANTM hingga AMMN Jadi Penopang IHSG Selama Sepekan
Sedangkan, sisa sektor lainnya melemah, terlihat dari sektor siklikal merosot 1,04 persen, teknologi turun 0,37 persen, dan infrastruktur melemah 0,12 persen.
Adapun, indeks-indeks bursa Asia juga kompak menguat, dengan Shanghai Composite Index Shanghai naik 0,19 persen, Hang Seng Index meningkat 0,38 persen, dan Nikkei 225 Index Tokyo menguat 1,50 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga TEPAT 8 Januari 2026 akhirnya pemerintah melakukan konferensi… Read More
Poin Penting OJK menyetujui pencabutan izin usaha pindar Maucash milik Astra secara sukarela, mengakhiri operasional… Read More
Poin Penting OJK membentuk Direktorat Pengawasan Perbankan Digital yang efektif sejak 1 Januari 2026 untuk… Read More
Poin Penting Infobank melalui birI memperbaiki perhitungan Loan at Risk (LAR) agar sesuai dengan ketentuan… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kinerja perbankan tetap solid pada 2026, ditopang pertumbuhan kredit, DPK, kualitas… Read More
Oleh Junaedy Gani DARI waktu ke waktu muncul aspirasi tentang keberadaan sebuah Sovereign Wealth Fund… Read More