Market Update

356 Saham Terkoreksi, IHSG Kembali Ditutup Melemah ke Level 7.365

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini (26/3) ditutup dengan melanjutkan koreksinya ke level 7.365,66 atau melemah 0,16 persen dari dibuka pada level 7.377,76.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 356 saham terkoreksi, 219 saham menguat, dan 208 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 16,23 miliar saham diperdagangkan dengan 985 ribu kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp11,75 triliun. 

Baca juga: Begini Pengaruh Perubahan Suku Bunga Acuan ke Pasar Modal RI

Kemudian, seluruh indeks turut mengalami pelemahan, dengan IDX30 melemah 0,45 persen menjadi 507,46, LQ45 melemah 0,41 persen menjadi 997,80, Sri-Kehati melemah sebesar 0,59 persen menjadi 454,21, dan JII menguat 0,28 persen menjadi 528,97.

Lalu, sebagian besar sektor turut mengalami pelemahan yang dipimpin oleh sektor transportasi melemah 3,02 persen, diikuti sektor properti melemah 0,62 persen, sektor industrial melemah 0,57 persen, sektor bahan baku melemah 0,38 persen, sektor non-siklikal melemah 0,35 persen, dan sektor infrastruktur melemah 0,15 persen.

Sedangkan, sektor lainnya mengalami pengutan, dengan sektor siklikal menguat 0,83 persen, sektor energi menguat 0,62 persen, sektor teknologi menguat 0,41 persen, sektor kesehatan menguat 0,25 persen, dan sektor keuangan menguat 0,01 persen.

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT), PT Indonesia Pondasi Raya Tbk (IDPR), dan PT Golden Flower Tbk (POLU).

Baca juga: BEI Rilis Spesifikasi Single Stock Futures, Begini Rincian Ketentuannya

Sedangkan saham top losers adalah PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI), PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO), dan PT Modern Internasional Tbk (MDRN).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), dan PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

BTN Bidik Bisnis Wealth Management Tumbuh 15 Persen di 2026, Begini Strateginya

Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More

4 hours ago

KISI Sekuritas Siap Bawa 7-8 Perusahaan IPO 2026, Ada yang Beraset Rp3 Triliun

Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More

5 hours ago

Premi AXA Mandiri Sentuh Rp10 Triliun di 2025, Unitlink Jadi Tulang Punggung

Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More

7 hours ago

BI Rate Turun, Amar Bank Jaga Bunga Deposito Tetap Menarik

Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More

8 hours ago

Bos Amar Bank: Lawan Serangan Siber Seperti “Tom and Jerry”

Poin Penting Ancaman siber terus meningkat dan menyasar seluruh jenis bank, termasuk bank digital. Amar… Read More

8 hours ago

KEK Industropolis Batang Gandeng JPEN Kembangkan EBT 180 MW

Poin Penting PT Kawasan Industri Terpadu Batang menjalin kerja sama dengan PT Jateng Petro Energi… Read More

8 hours ago