Market Update

346 Saham Terkoreksi, IHSG Ditutup Melemah 0,57 Persen ke Level 7.137

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini (26/1) kembali ditutup terkoreksi pada zona merah ke level 7.137,08 atau melemah 0,57 persen dari dibuka pada level 7.178,04.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 346 saham terkoreksi dalam perdagangan IHSG hari ini. Lalu, 183 saham menguat, dan 237 saham tetap tidak berubah.

Sebanyak 17,12 miliar saham diperdagangkan dengan 1,09 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp10,28 triliun. 

Kemudian, seluruh indeks turut mengalami pelemahan. Misalnya IDX30 melemah 0,81 persen menjadi 482,83, LQ45 melemah 0,87 persen menjadi 951,49, Sri-Kehati melemah sebesar 0,47 persen menjadi 432,62, dan JII melemah 0,75 persen menjadi 523,93.

Baca juga: Didepak dari Indeks LQ45, Harga 4 Saham Ini Langsung Rontok, Ada yang Anjlok 5 Persen

Tidak hanya itu, mayoritas sektor juga mengalami pelemahan yang dipimpin oleh sektor transportasi melemah 2,42 persen, diikuti sektor teknologi melemah 1,31 persen, sektor energi melemah 0,97 persen, sektor siklikal melemah 0,71 persen, sektor non-siklikal melemah 0,64 persen, sektor kesehatan melemah 0,36 persen, sektor industrial melemah 0,34 persen, dan sektor bahan baku melemah 0,32 persen.

Sedangkan sisanya mengalami penguatan, di antaranya adalah sektor properti menguat 0,44 persen, sektor keuangan menguat 0,20 persen, dan sektor infrastruktur menguat 0,12 persen.

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Mitra Pack Tbk (PTMP), PT Fortune Indonesia Tbk (FORU), dan PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI).

Baca juga: Ada Empat Saham Penghuni Baru Indeks LQ45, Siapa Saja?

Sedangkan saham top losers adalah PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN), PT Ikapharmindo Putramas Tbk (IKPM), dan PT Mitra International Resources Tbk (MIRA).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS), PT Mitra Pack Tbk (PTMP), dan PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk (LMAX). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

AI Masuk Fase Baru pada 2026, Fondasi Data Jadi Penentu Utama

Poin Penting Fondasi data kuat krusial agar AI berdampak dan patuh regulasi. Standarisasi platform dan… Read More

6 mins ago

Pemerintah Diskon 50 Persen Iuran JKK dan JKM Pekerja BPU Transportasi

Poin Penting Diskon iuran 50 persen JKK–JKM diberikan pemerintah bagi pekerja BPU sektor transportasi (ojol,… Read More

56 mins ago

Dukung Program Pemerintah, KADIN Buka 1.000 Dapur MBG

Poin Penting KADIN membuka 1.000 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai standar SPPG sebagai dukungan… Read More

1 hour ago

Menko Airlangga Ungkap Arah BBM B50, Ini Jadwal Implementasinya

Poin Penting Pemerintah masih menggunakan BBM B40 pada 2026, sesuai arahan Presiden Prabowo, sambil melanjutkan… Read More

1 hour ago

Memahami Produk Pinjaman Back to Back, Solusi Dana Cepat Tanpa Cairkan Deposito

Poin Penting Skema Back to Back Loan memungkinkan nasabah memperoleh dana tunai dengan menjaminkan deposito… Read More

2 hours ago

Penyaluran Kredit UMKM Masih Tertekan, OJK Ambil Langkah Ini

Poin Penting Kredit UMKM masih turun 0,64 persen per November 2025 akibat tekanan ekonomi global… Read More

2 hours ago