Market Update

342 Saham Merah, IHSG Ditutup Turun ke Level 7.200

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (28/11) kembali ditutup pada zona merah ke level 7.200,15 atau merosot sebanyak 0,63 persen dari dibuka pada level 7.246,28.

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 342 saham terkoreksi, 222 saham menguat, dan 228 saham tetap tidak berubah.

Sebanyak 26,06 miliar saham diperdagangkan dengan 1,06 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp10,68 triliun. 

Lebih lanjut, indeks dalam negeri mengalami pergerakan yang variatif, dengan IDX30 melemah 0,92 persen menjadi 447,75, LQ45 merosot 0,72 persen menjadi 873,47, dan JII turun 1,52 persen menjadi 503,15. Sedangkan, Sri-Kehati naik 0,10 persen menjadi 394,70.

Baca juga: Awas! 4 Jebakan Psikologis Investasi Saham yang Harus Dihindari Investor

Kemudian, mayoritas sektor turut mengalami pelemahan. Antara lain sektor energi merosot 2,81 persen, sektor bahan baku turun 1,13 persen, sektor infrastruktur melemah 0,86 persen, dan sektor transportasi merosot 0,58 persen.

Kemudian, sektor teknologi melemah 0,38 persen, sektor properti turun 0,17 persen, dan sektor industrial melemah 0,05 persen.

Sementara, sektor sisanya mengalami penguatan, dengan sektor kesehatan naik 2,20 persen, sektor siklikal meningkat sebesar 0,31 persen, sektor non-siklikal menguat 0,07 persen, dan sektor keuangan naik 0,06 persen.

Baca juga: Analis Rekomendasikan Buy Saham BBNI, Ini Alasannya!

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Sekar Laut Tbk (SKLT), PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD), dan PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (TRUK).

Sedangkan saham top losers adalah PT Maja Agung Latexindo Tbk (SURI), PT Topindo Solusi Komunika Tbk (TOSK), dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Dharma Henwa Tbk (DEWA). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

DPLK Avrist Targetkan Nasabah Tumbuh 15 Persen di 2026

Poin Penting DPLK Avrist menargetkan pertumbuhan nasabah 15% hingga akhir 2026 dari total lebih 29… Read More

13 mins ago

Kondisi Menantang, Begini Stategi Bisnis Bank Mandiri pada 2026

Poin Penting Bank Mandiri mencermati risiko global (geopolitik, kebijakan perdagangan, volatilitas komoditas) serta dampak penurunan… Read More

23 mins ago

IHSG Ditutup Melemah 0,53 Persen ke Posisi 8.103

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,53 persen ke level 8.103,87, dengan mayoritas saham terkoreksi (349… Read More

41 mins ago

Tragedi Siswa SD di NTT: Potret Gelap Masalah Keuangan Keluarga

Poin Penting Seorang siswa SD di NTT bunuh diri karena orang tuanya tak mampu membeli… Read More

50 mins ago

Bank Mandiri Bukukan Laba Rp56,3 Triliun pada 2025

Poin Penting Bank Mandiri membukukan laba bersih Rp56,3 triliun pada 2025, ditopang pertumbuhan kredit 13,4… Read More

2 hours ago

Debt Collector Punya Peran Krusial Jaga Stabilitas Industri Keuangan

Poin Penting Keberadaan debt collector berperan sebagai credit collection support yang menjaga likuiditas, menekan risiko… Read More

2 hours ago