Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, 15 April 2025 ditutup bertahan pada zona hijau di posisi 6.441,68 dari dibuka pada level 6.368,51 atau menguat sebanyak 1,15 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 249 saham terkoreksi, 335 saham menguat, dan 219 tetap tidak berubah. Kemudian, sebanyak 24,02 miliar saham diperdagangkan dengan 1,18 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp13,66 triliun.
Meski begitu, mayoritas indeks dalam negeri bergerak turun, dengan IDX30 melemah 0,22 persen menjadi 377,46, Sri-Kehati merosot 0,16 persen menjadi 336,73, dan LQ45 turun 0,11 persen menjadi 723,21. Sedangkan, JII menguat 0,70 persen menjadi 422,04.
Baca juga: Tarik Ulur Sentimen Pasar, Bitcoin Menguat ke USD85.000
Selanjutnya, mayoritas sektor ikut bergerak hijau. Ini tercermin dari sektor energi naik 2,36 persen, sektor infrastruktur menguat 1,68 persen, sektor bahan baku meningkat 1,12 persen, sektor properti menguat 0,82 persen, sektor siklikal naik 0,31 persen, dan sektor transportasi meningkat 0,28 persen.
Sedangkan sektor sisanya melemah, dengan sektor teknologi turun 1,19 persen, sektor kesehatan merosot 0,76 persen, sektor keuangan melemah 0,44 persen, sektor non-siklikal turun 0,30 persen, dan sektor industrial merosot 0,12 persen.
Baca juga: Buyback Saham Rp50 Miliar, Erajaya Kirim Sinyal Optimisme ke Pasar
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC), PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP), dan PT Bayan Resources Tbk (BYAN).
Sedangkan saham top losers adalah PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), dan PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Medela Potentia Tbk (MDLA), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More
Poin Penting Purbaya menilai lambatnya penyerapan anggaran K/L dan Pemda merupakan masalah klasik yang terjadi… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo menekankan percepatan pembangunan IKN, khususnya fasilitas legislatif dan yudikatif Pemerintah melakukan… Read More
Poin Penting Pembiayaan Solusi Emas Hijrah Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat pada 2025, mencapai… Read More