Papan layar pergerakan pasar saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini (17/1) kembali ditutup terkoreksi pada zona merah ke level 7.200,63 atau melemah 0,58 persen dari dibuka pada level 7.243,19.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 333 saham terkoreksi dalam perdagangan IHSG. Kemudian, 197 saham menguat, dan 242 saham tetap tidak berubah.
Sebanyak 23,86 miliar saham diperdagangkan dengan 1,28 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp11,36 triliun.
Kemudian, seluruh indeks turut mengalami pelemahan. Misalnya IDX30 melemah 0,57 persen menjadi 499,93, LQ45 melemah 0,66 persen menjadi 968,94, Sri-Kehati melemah sebesar 0,39 persen menjadi 444,46, dan JII melemah 1,17 persen menjadi 517,66.
Baca juga: Awas! OJK Diam-Diam Nyamar jadi Intel di Warung Kopi, Gali Informasi Pasar Modal
Tidak hanya itu, seluruh sektor juga mengalami pelemahan yang dipimpin oleh sektor properti melemah 1,21 persen, sektor teknologi melemah 0,99 persen, sektor bahan baku melemah 0,86 persen, sektor kesehatan melemah 0,80 persen, sektor industrial melemah 0,77 persen, sektor energi melemah 0,71 persen.
Kemudian, sektor keuangan melemah 0,56 persen, sektor siklikal melemah 0,53 persen, sektor non-siklikal menguat 0,46 persen, sektor infrastruktur melemah 0,45 persen, dan sektor transportasi melemah 0,11 persen.
Baca juga: BEI Targetkan Investor Pasar Modal Syariah Tembus 1 Juta di 2024, Begini Jurusnya
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT), PT Maja Agung Latexindo Tbk (SURI), dan PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ).
Sedangkan saham top losers adalah PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA), PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA), dan PT Modern Internasional Tbk (MDRN).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK), PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS), dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More
Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More
Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More
Poin Penting BCA Digital raih laba Rp213,4 miliar, ditopang DPK Rp14,3 triliun (+22%) dan kredit… Read More
Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More