Papan layar pergerakan pasar saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, 6 Mei 2025 ditutup mengalami peningkatan ke posisi 6.898,19 dari dibuka pada level 6.831,95 atau menguat sebesar 0,97 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business mencatat sebanyak 268 saham terkoreksi, 333 saham menguat, dan 205 tetap tidak berubah. Sebanyak 23,17 miliar saham diperdagangkan dengan 1,24 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp16,66 triliun.
Lebih lanjut, seluruh indeks dalam negeri juga bergerak meningkat, dengan IDX30 menguat 0,58 persen menjadi 401,12, Sri-Kehati meningkat 0,34 persen menjadi 357,73, LQ45 naik 0,97 persen menjadi 774,76, dan JII menguat 1,65 persen menjadi 469,72.
Baca juga: Net Buy Tercatat Rp87,25 Miliar, 5 Saham Ini Terbanyak Diborong Asing
Kemudian, sebagian besar sektor mengalami penguatan. Ini tercermin dari sektor bahan baku meningkat 3,27 persen, sektor energi naik 1,96 persen, sektor siklikal menguat 1,27 persen, dan sektor non-siklikal meningkat 0,95 persen.
Selanjutnya, sektor infrastruktur naik 0,64 persen, sektor keuangan menguat 0,50 persen, dan sektor transportasi meningkat 0,03 persen.
Sedangkan, sektor sisanya mengalami pelemahan, dengan sektor teknologi turun 0,93 persen, sektor kesehatan merosot 0,37 persen, sektor properti melemah 0,28 persen, dan sektor industrial turun 0,01 persen.
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP).
Baca juga: BNI Sekuritas Kembali Gelar Kompetisi Trading Saham, Total Hadiah Rp2,5 Miliar
Sedangkan saham top losers adalah PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), dan PT Surya Pertiwi Tbk (SPTO).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More
Poin Penting OJK menyiapkan aturan pengawasan finfluencer yang ditargetkan rampung pertengahan 2026, dengan fokus pada… Read More
Poin Penting Purbaya menilai lambatnya penyerapan anggaran K/L dan Pemda merupakan masalah klasik yang terjadi… Read More