Pergerakan pasar modal/istimewa
Poin Penting
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (22/10) ditutup dengan melanjutkan koreksinya ke level 8.208,79 dari posisi 8.238,08 atau melemah 0,36 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 16,13 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,46 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp13,78 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 332 saham terkoreksi, sebanyak 318 saham menguat dan sebanyak 157 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Harga Saham BBCA Lompat 5 Persen Usai Rilis Kinerja Keuangan Kuartal III 2025
Meski demikian, mayoritas sektor mengalami penguatan. Rinciannya, sektor properti naik 3,23 persen, industrial meningkat 2,90 persen, non-siklikal menguat 2,11 persen, transportasi naik 0,27 persen, infrastruktur meningkat 0,05 persen, dan siklikal menguat 0,01 persen.
Baca juga: Saham Big Banks Kompak Menghijau di Tengah Penguatan IHSG, Begini Rinciannya
Sedangkan, sektor sisanya melemah. Ini tercermin dari sektor bahan baku turun 2,10 persen, kesehatan (-0,63 persen), keuangan (-0,34 persen), teknologi (-0,33 persen), dan energi (-0,31 persen).
Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas melemah, dengan Shanghai Composite Index Shanghai turun 0,40 persen dan Hang Seng Index merosot 1,30 persen. Sedangkan, Nikkei 225 Index Tokyo naik 0,40 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More