Market Update

332 Saham Melemah, IHSG Sesi I Ditutup di Zona Merah

Poin Penting

  • IHSG melemah 0,36 persen ke level 8.208,79 pada akhir sesi I perdagangan hari ini (22/10), dengan total transaksi mencapai Rp13,78 triliun dari 16,13 miliar saham yang diperdagangkan.
  • Dari total saham yang diperdagangkan, 332 saham terkoreksi, 318 saham menguat, dan 157 saham stagnan.
  • Meski IHSG melemah, sektor properti (+3,23 persen) dan industri (+2,90 persen) memimpin penguatan, sementara bahan baku (-2,10 persen) menjadi sektor dengan penurunan terdalam.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (22/10) ditutup dengan melanjutkan koreksinya ke level 8.208,79 dari posisi 8.238,08 atau melemah 0,36 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 16,13 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 1,46 juta kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp13,78 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 332 saham terkoreksi, sebanyak 318 saham menguat dan sebanyak 157 saham tetap tidak berubah. 

Baca juga: Harga Saham BBCA Lompat 5 Persen Usai Rilis Kinerja Keuangan Kuartal III 2025

Meski demikian, mayoritas sektor mengalami penguatan. Rinciannya, sektor properti naik 3,23 persen, industrial meningkat 2,90 persen, non-siklikal menguat 2,11 persen, transportasi naik 0,27 persen, infrastruktur meningkat 0,05 persen, dan siklikal menguat 0,01 persen.

Baca juga: Saham Big Banks Kompak Menghijau di Tengah Penguatan IHSG, Begini Rinciannya

Sedangkan, sektor sisanya melemah. Ini tercermin dari sektor bahan baku turun 2,10 persen, kesehatan (-0,63 persen), keuangan (-0,34 persen), teknologi (-0,33 persen), dan energi (-0,31 persen).

Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas melemah, dengan Shanghai Composite Index Shanghai turun 0,40 persen dan Hang Seng Index merosot 1,30 persen. Sedangkan, Nikkei 225 Index Tokyo naik 0,40 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

9 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

9 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

10 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

11 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

11 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

12 hours ago