Market Update

324 Saham Menguat, IHSG Ditutup ‘Anteng’ di Zona Hijau

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (17/9) ditutup pada zona hijau ke level 7.831,77 atau menguat 0,25 persen dari level 7.812,13 pada pembukaan perdagangan hari ini.

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 257 saham terkoreksi, 324 saham menguat, dan 216 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 24,16 miliar saham diperdagangkan dengan 1,26 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp11,88 triliun. 

Kemudian, seluruh indeks turut mengalami pergerakan yang menguat, dengan IDX30 naik 0,90 persen menjadi 493,44, LQ45 menguat 0,79 persen menjadi 966,92, Sri-Kehati meningkat 0,56 persen menjadi 432,54, dan JII naik 0,99 persen menjadi 526,50.

Baca juga: Ini Daftar 10 Saham Top Leaders IHSG dalam Sepekan

Lalu, mayoritas sektor juga mengalami tren peningkatan, di antaranya adalah sektor teknologi menguat 1,79 persen, sektor siklikal naik 1,63 persen, sektor kesehatan meningkat 1,15 persen, sektor transportasi naik 1,04 persen, dan sektor energi menguat 0,89 persen.

Serta, sektor keuangan naik 0,81 persen, sektor industrial menguat 0,56 persen, sektor bahan baku meningkat 0,36 persen, dan sektor non-siklikal menguat 0,07 persen.

Sementara sektor sisanya melemah, dengan sektor infrastruktur merosot 0,82 persen dan sektor properti melemah 0,20 persen.

Baca juga: Saham GOTO Sentuh Level Tertinggi, Analis Beberkan Pendongkraknya

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Mitra Investindo Tbk (MITI), PT Telefast Indonesia Tbk (TMAS), dan PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS).

Sedangkan saham top losers adalah PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI), PT Modern Internasional Tbk (MDRN), dan PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Jurus Jenius Genjot Transaksi di Momen Libur Panjang

Poin Penting Momentum libur panjang mendorong lonjakan transaksi digital, terutama pembelian tiket, hotel, dan ritel,… Read More

4 hours ago

Konflik AS-Israel dan Iran Memanas, OJK Beberkan Dampaknya ke Pasar Keuangan RI

Poin Penting OJK memetakan tiga risiko konflik AS-Israel vs Iran: lonjakan harga minyak, kenaikan inflasi… Read More

5 hours ago

Industri Multifinance Salurkan Pembiayaan Rp508,27 Triliun per Januari 2026

Poin Penting Pembiayaan multifinance capai Rp508,27 triliun per Januari 2026, tumbuh 0,78% yoy, dengan NPF… Read More

6 hours ago

OJK Restrukturisasi Kredit Rp12,6 Triliun untuk Debitur Terdampak Bencana Sumatra

Poin Penting OJK merestrukturisasi kredit Rp12,6 triliun untuk 246.000 rekening debitur terdampak banjir dan longsor… Read More

6 hours ago

DBS Indonesia Rekomendasikan Aset Riil hingga Saham Asia untuk Hadapi Tekanan Global 2026

Poin Penting Diversifikasi jadi kunci hadapi tekanan global 2026, dengan mengombinasikan aset riil, emas, kredit… Read More

6 hours ago

IHSG Ditutup Berbalik Merosot ke 7.939, Turun Hampir 1 Persen

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,96% ke level 7.939,76 pada 3 Maret 2026, dengan nilai… Read More

6 hours ago