Ilustrasi: Pergerakan harga saham. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini (24/7) kembali melanjutkan koreksinya ke level 7.262,75 atau melemah 0,70 persen dari level 7.313,85 pada pembukaan perdagangan hari ini.
Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 323 saham terkoreksi, 233 saham menguat, dan 237 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 16,42 miliar saham diperdagangkan dengan 1,04 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp7,37 triliun.
Kemudian, seluruh indeks turut mengalami pergerakan yang melemah, dengan IDX30 turun 0,87 persen menjadi 456,94, LQ45 melemah 0,66 persen menjadi 917,17, Sri-Kehati melemah 0,99 persen menjadi 406,03, dan JII turun 0,25 persen menjadi 514,10.
Baca juga: Tata Kelola Buruk, Saham-saham Terafiliasi Grup Kresna Anjlok
Lalu, hanya tiga sektor yang mengalami penguatan, antara lain adalah sektor transportasi meningkat 0,77 persen, sektor industrial menguat 0,56 persen, dan sektor siklikal naik 0,03 persen.
Sementara, sisanya mengalami pelemahan, dengan sektor teknologi turun 1,67 persen, sektor infrastruktur melemah 1,49 persen, sektor non-siklikal melemah 0,71 persen, sektor keuangan ikut melemah 0,66 persen.
Serta, sektor energi menurun 0,62 persen, sektor bahan baku melemah 0,40 persen, sektor kesehatan koreksi 0,38 persen, dan sektor properti turun 0,28 persen.
Baca juga: Begini Proyeksi Kinerja Saham Sektor Perbankan, Bakal Makin Cuan?
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI), PT Jaya Trishindo Tbk (HELI), dan PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK).
Sedangkan saham top losers adalah PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA), PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS), dan PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More