Market Update

321 Saham Melemah, IHSG Ditutup Terkoreksi 0,29 Persen

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini kembali ditutup terkoreksi ke zona merah pada level 6991,46 atau melemah 0,29 persen dari dibuka pada level 7011,68 pada pembukaan perdagangan hari ini (21/9). 

Berdasarkan statistik RTI Business, IHSG tercatat sebanyak 321 saham terkoreksi, 209 saham menguat, dan 220 saham tetap tidak berubah.

Sebanyak 16,33 miliar saham diperdagangkan dengan 1,09 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp9,8 triliun. 

Baca juga: MAMI Sebut Pasar Saham Masih Atraktif, Ini Buktinya

Kemudian, seluruh indeks pun kompak mengalami pelemahan seperti IDX30 melemah 0,50 persen menjadi 499,58, LQ45 melemah 0,39 persen menjadi 966,66, JII melemah 0,03 persen menjadi 573,99, dan Sri-Kehati melemah sebesar 0,28 persen menjadi 441,71.

Lalu, hanya sebagian kecil sektor yang mengalami penguatan, di antaranya adalah sektor siklikal menguat 1,12 persen, sektor kesehatan menguat 0,82 persen, sektor non-siklikal menguat 0,46 persen, dan sektor transportasi menguat 0,37 persen.

Sedangkan, sektor lainnya mengalami pelemahan, di antaranya adalah sektor teknologi melemah 1,24 persen, sektor energi melemah 1,04 persen, sektor keuangan melemah 0,56 persen, sektor industrial melemah 0,35 persen, sektor infrastruktur melemah 0,08 persen, sektor bahan baku melemah 0,06 persen, dan sektor properti flat.

Baca juga: Kinerja Emiten dari 3 Sektor Ini Paling Moncer di Semester I 2023

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Island Concepts Indonesia Tbk (ICON), PT Nusantara Infrastructure Tbk (META), dan PT MNC Digital Entertaiment Tbk (MSIN).

Sedangkan saham top losers adalah PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA), PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS), dan PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Nusantara Infrastructure Tbk (META), PT MNC Digital Entertaiment Tbk (MSIN), dan PT Pertamina Gheotermal Energy Tbk (PGEO). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

WFH BGN Tak Berlaku untuk Kepala SPPG, Ahli Gizi, dan Akuntan

Poin Penting Badan Gizi Nasional (BGN) menerapkan skema kerja hybrid (WFH-WFO) 50% untuk unit yang… Read More

4 hours ago

Kasus Kredit Sritex-Bank DKI, Ahli: Kredit Macet Bukan Selalu Pidana

Poin Penting Zulkarnain Sitompul menegaskan kredit macet tidak otomatis menjadi tindak pidana, melainkan bagian dari… Read More

5 hours ago

Kadin Minta Dunia Usaha Perkuat Kepatuhan Seiring Berlaku KUHP Baru

Poin Penting Kadin mendorong dunia usaha meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi seiring pemberlakuan KUHP baru Perusahaan… Read More

6 hours ago

Bank Mantap dan UGM Kolaborasi, Integrasi Layanan hingga Program Persiapan Pensiun

Poin Penting PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) berkolaborasi mengintegrasikan… Read More

7 hours ago

BTN Soroti Data Backlog Perumahan, Tanpa Basis Jelas Sulit Tepat Sasaran

Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menilai data backlog perumahan masih belum akurat… Read More

7 hours ago

BTN Resmikan Ecopark Dago dan 3 Cabang Baru, Genjot Efisiensi Layanan

Poin Penting BTN meresmikan Ecopark Dago sebagai pusat pelatihan SDM berbasis konsep modern dan ramah… Read More

8 hours ago