Ilustrasi: Pergerakan pasar saham. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini, Senin, 7 Oktober 2024, ditutup bertahan pada zona hijau ke level 7.504,13 atau menguat 0,11 persen dari dibuka pada level 7.496,22 pada pembukaan perdagangan pagi tadi.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 240 saham terkoreksi, 315 saham menguat, dan 241 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 25,13 miliar saham diperdagangkan dengan 1,24 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp11,69 triliun.
Kemudian, beberapa indeks mengalami pelemahan, dengan IDX30 turun sebesar 0,39 persen menjadi 477,60, LQ45 melemah 0,25 persen menjadi 927,37, dan SRI-KEHATI merosot 0,48 persen menjadi 415,72. Sedangkan, JII naik 0,58 persen menjadi 522,84.
Baca juga: IHSG Sesi I Parkir di Zona Hijau ke Level 7.500
Lebih lanjut, mayoritas sektor turut mengalami penguatan, terlihat dari sektor teknologi meningkat 2,76 persen, sektor bahan baku menguat 1,51 persen, sektor properti naik 1,32 persen, sektor transportasi menguat 1,02 persen, sektor non-siklikal naik 0,89 persen.
Serta, sektor energi meningkat 0,81 persen, sektor kesehatan naik 0,43 persen, sektor siklikal menguat 0,22 persen, dan sektor infrastruktur meningkat sebesar 0,05 persen.
Sedangkan sektor sisanya mengalami pelemahan, dengan sektor industrial merosot sebesar 0,52 persen dan sektor keuangan melemah 0,15 persen.
Baca juga: Investor Simak! IHSG Pekan Ini Bakal Dipengaruhi 3 Sentimen Berikut
Sederet saham top gainers diantaranya adalah PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF), PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI), dan PT Bukalapak.com Tbk (BUKA). Sedangkan saham top losers adalah PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA), PT Sekar Bumi Tbk (SKBM), dan PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More