Market Update

303 Saham Menguat, IHSG Ditutup Menghijau ke Level 7.772

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini, Senin, 21 Oktober 2024, ditutup pada zona hijau ke level 7.772,59 atau menguat 0,16 persen dari dibuka pada level 7.760,19.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 270 saham terkoreksi, 303 saham menguat, dan 228 saham tetap tidak berubah.

Sebanyak 25,88 miliar saham diperdagangkan dengan 1,41 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp10,56 triliun.

Baca juga: Sempat Melemah, IHSG Sesi I Ditutup Menguat 0,27 Persen

Kemudian, beberapa indeks mengalami penguatan, dengan IDX30 naik sebesar 0,13 persen menjadi 494,21, LQ45 menguat 0,04 persen menjadi 961,39, dan JII naik 0,18 persen menjadi 540,47. Sedangkan, SRI-KEHATI melemah 0,12 persen menjadi 434,70.

Lebih lanjut, mayoritas sektor turut mengalami penguatan, terlihat dari sektor teknologi meningkat 1,86 persen, sektor properti naik 1,15 persen, sektor industrial meningkat sebesar 1,05 persen, sektor transportasi naik 1,03 persen.

Serta, sektor bahan baku meningkat 0,58 persen, sektor keuangan naik 0,48 persen, sektor energi meningkat 0,26 persen, dan sektor siklikal naik 0,08 persen.

Baca juga: Dukung Literasi Keuangan, CIMB Niaga Ajak Siswa Menabung Sejak Dini

Sementara sektor sisanya melemah, tecermin dari sektor non-siklikal melemah 0,50 persen, sektor kesehatan turun 0,42 persen, dan sektor infrastruktur merosot 0,40 persen.

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC), PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK), dan PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL).

Sedangkan saham top losers adalah PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA), PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk (SCNP), dan PT Lenox Pasifik Investama Tbk (LPPS).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Dharma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Multipolar Tbk (MLPL). (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

KPK, Ilusi Kerugian Negara, dan Bahaya “Narasi Paksa” dalam Kasus Dana Nonbujeter Bank BJB

Oleh The Finance Team MASIHKAH Indonesia berlandaskan hukum? Pertanyaan itu kembali muncul dalam setiap diskusi… Read More

3 hours ago

Apakah Benar AS Keluar dari PBB? Cek Faktanya Berikut Ini

Poin Penting Kabar AS keluar dari PBB memicu tanda tanya publik, mengingat AS merupakan salah… Read More

8 hours ago

Kasus Dugaan Penipuan Kripto Jadi Sorotan, Polda Metro Jaya Turun Tangan

Poin Penting Investasi kripto kembali menjadi sorotan setelah adanya laporan dugaan penipuan yang dilayangkan ke… Read More

8 hours ago

4 WNI Dilaporkan Diculik Bajak Laut di Perairan Gabon Afrika

Poin Penting Kapal ikan IB FISH 7 diserang bajak laut di perairan Gabon, sembilan awak… Read More

9 hours ago

Pakar Apresiasi Peran Pertamina Capai Target Lifting Minyak APBN 2025

Poin Penting Produksi minyak Pertamina berhasil mencapai target APBN 2025 sebesar 605.000 barel per hari.… Read More

10 hours ago

Properti RI Berpeluang Booming Lagi pada 2026, Apa Penyebabnya?

Poin Penting Pertumbuhan ekonomi 2026 diproyeksikan naik hingga 5,5%, menjadi momentum kebangkitan sektor properti. Dengan… Read More

10 hours ago