Ilustrasi: Pasar modal Indonesia. (Foto: istimewa)
Jakarta – PT Ikaphramindo Putramas Tbk (IKPM), PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS), dan PT Mastersystem Infotama Tbk (MSTI) pada hari ini (8/11) secara resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Baru melantai, harga saham ketiga emiten tersebut kompak meningkat.
Berdasarkan statistik RTI Business, harga saham IKPM pada pukul 9.05 WIB terlihat terus meningkat 15,76 persen menjadi Rp191 per saham dari harga awal Rp165 atau bertambah 26 poin.
Baca juga: Pasar Modal Indonesia Masih Bergairah, Ini Buktinya
Harga saham IKPM tercatat bergerak pada rentang Rp180 hingga Rp222 per saham di level tertinggi, dengan total frekuensi perdagangan sembilan ribu kali dan volume perdagangan 148,71 juta saham, serta nilai transaksi harian sebesar Rp31,46 miliar.
Sedangkan, untuk harga saham RGAS di waktu yang sama juga terlihat meningkat 10,83 menjadi Rp133 per saham dari harga awal Rp120 per saham atau naik 13 poin.
Harga saham RGAS tercatat bergerak pada rentang Rp120 hingga Rp150 di level tertinggi, dengan total frekuensi perdagangan 13 ribu kali dan volume perdagangan 109,19 juta saham, serta nilai transaksi harian sebesar Rp14,51 miliar.
Baca juga: Investor Pasar Modal Tumbuh 13,76 Persen, Masih Didominasi Milenial dan Gen Z
Terakhir, untuk harga saham MSTI sebagai perusahaan ke-77, juga terlihat meningkat 15,13 persen menjadi Rp1.560 per saham dari harga awal Rp1.355 per saham atau naik 205 poin.
Adapun, harga saham MSTI tercatat bergerak pada rentang Rp1.400 hingga Rp1.690 di level tertinggi, dengan total frekuensi perdagangan 11,72 ribu kali dan volume perdagangan 38,25 juta saham, serta nilai transaksi harian sebesar Rp56,93 miliar. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More