Ilustrasi KPR/istimewa
Jakarta – Saat mengajukan KPR (Kredit Pemilikan Rumah), salah satu yang menjadi pertimbangan bank adalah skor kredit dari nasabah atau debitur. Bila skor kredit buruk dan di-blacklist, maka kemungkinan besar KPR akan ditolak. Mau tidak mau, Anda harus melakukan pemutihan BI checking.
BI checking sendiri adalah pengecekan riwayat pinjaman seorang debitur oleh bank. Pengecekan ini berfungsi untuk mengetahui histori si debitur ini memiliki masalah dalam membayar kredit atau tidak. Informasi ini diambil dari SID (Sistem Informasi Debitur).
SID menyediakan informasi debitur dari laporan yang diterima oleh Bank Indonesia. SID menyediakan identias dan histori jejak finansial debitur, seperti riwayat cicilan, agunan, kredit macet, dan pembayaran yang pernah dilakukan.
Baca juga: 3 Cara Cek BI Checking Secara Online, Simak Langkah-Langkahnya
BI checking bisa diakses atau diicek oleh masyarakat secara online. Informasinya termuat dalam SID yang dikelola oleh Bank Indonesia. Berikut cara BI checking:
Melalui Laman idebku.ojk.go.id
Apabila kredit Anda tergolong buruk atau bahkan di-blacklist, maka harus cepat-cepat melakukan pemutihan BI checking agar pengajuan KPR disetujui bank. Lalu, bagaimana caranya?
Pada dasarnya, pemutihan BI checking adalah dengan melunasi semua utang atau pinjaman dan mengurangi tunggakan kredit.
Dengan begitu, bank Anda dapat memperbarui data kredit di sistem Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Alhasil, skor kredit Anda bisa naik.
Melansir dari Linebank, Minggu (3/12/2023), berikut ini langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk memperbaiki skor kredit kamu.
Selesaikan pinjaman atau kredit Anda yang menunggak. Ini yang paling wajib Anda lakukan.
Anda harus membayar pinjaman baik pinjaman pokok dan bunganya. Terkadang, ada kejadian di mana debitur sebenarnya hanya memiliki sisa pinjaman yang sangat kecil. Namun, karena lupa atau salah melakukan perhitungan jadi belum membayarnya.
Oleh karenanya, pastikan tidak salah menghitung ataupun membiarkan sepeser pun terlewat. Jika Anda benar-benar mengalami kesulitan, maka bisa berkonsultasi dengan pihak bank kemudian mengajukan restrukturisasi atau meminta keringanan pembayaran cicilan pinjaman di bank.
2. Cek Status BI Checking Tiap Bulan
Apabila Anda sudah melunasi tunggakan kredit atau pinjaman, ada baiknya sering-sering cek status di BI checking setiap bulan.
Anda bisa cek apakah ada perubahan atau tidak. Kalau tetap masih belum perubahan, Anda bisa mengajukan komplain ke bank yang mengadakan kesepakatan kredit.
Baca juga: Makin Lengkap, BTN Mobile Hadirkan Fitur Pengajuan KPR Hingga Tiket Kereta Cepat
3. Ajukan Surat Keterangan Pelunasan Peminjaman
Anda sudah membayar kredit dan sudah mengecek perubahan status BI Checking kalian, tapi masih belum ada perubahan?
Segera datanglah ke bank yang mengadakan kesepakatan kredit itu dengan Anda. Kemudian tunjukkan bukti pembayaran kredit.
Nantinya, pihak bank akan membantu untuk melapor ke OJK dengan mengeluarkan Surat Keterangan Pelunasan Pinjaman.
Itulah 3 cara untuk pemutihan BI checking agar pengajuan KPR Anda tidak ditolak oleh pihak bank. (*)
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More