Jakarta – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) membayar klaim Rp21,55 triliun di sepanjang kuartal satu 2016. Pembayaran klaim terbesar berasal dari klaim penarikan sebagian.
Ketua bidang kanal distribusi AAJI Rinaldi Mudahar menyebut, klaim penarikan sebagian atau partial withdrawal mengalami penurunan sebesar 48,3% menjadi Rp3,3 triliun. Begitu juga klaim lain-lain yang mengalami penurunan 21,5% menjadi Rp610 miliar.
“Klaim medical atau kesehatan naik 47,6% menjadi Rp2,74 triliun. Angka ini juga menunjukkan kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi,” sebut Renaldi, Rabu 22 Juni 2016.
Rinaldi melanjutkan, klaim maturity atau akhir kontrak meningkat 38,8% menjadi Rp2,15 triliun. Sedangkan klaim meninggal dunia sebesar Rp2 triliun.
“Klaim polis ditebus naik 3,8% menjadi Rp10,74 trilun,” tambahnya.
Angka ini, kata Rinaldi, menggambarkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mencapai keuangan jangka panjang.(*)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More