29 Tahun Eksis, ACE Hardware Indonesia Ganti Identitas Jadi AZKO

Jakarta – PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) resmi memperkenalkan identitas jenama baru, yakni AZKO. Perubahan identitas ini terjadi setelah lisensi dari ACE Hardware International Holdings, Ltd tidak diperpanjang, mengakhiri kerja sama yang telah berlangsung selama 29 tahun.

Direktur ACES, Gregory S. Widjaja, menjelaskan bahwa peluncuran AZKO bertujuan memperkuat posisi Perseroan sebagai pemimpin di industri ritel perlengkapan rumah tangga. Hal ini sekaligus menandai babak baru perusahaan untuk terus beradaptasi dan relevan dengan kebutuhan pasar Indonesia.

“Tidak hanya menyediakan berbagai produk berkualitas, layanan yang inovatif dan unggul, kami juga siap menginspirasi, mewujudkan aspirasi rumah dan kehidupan yang lebih baik untuk keluarga Indonesia. Bersama AZKO, #DariSiniBisaLebih,” ucap Gregory dalam keterangan resmi dikutip, Jumat, 3 Januari 2025.

Baca juga: ACE Hardware Angkat Kaki dari Indonesia, Bakal Ganti Merek Baru

Nantinya, perubahan merek di 245 toko yang tersebar di 75 kota di Indonesia akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari pembukaan toko pertama dengan konsep Next-Gen yang modern dan interaktif di AZKO Mal Living World, Alam Sutera, Tangerang Selatan, Banten.

Hadir dengan slogan “Your Home Life Improvement Partner”, AZKO dirancang untuk memberikan pengalaman berbelanja yang lebih personal, inovatif, dan inspiratif.

Dalam menjalankan strategi baru ini, ACES memastikan kenyamanan dan keamanan berbelanja sebagai prioritas utama. Dukungan ekosistem omni-channel, platform ruparupa, serta inovasi produk dari 52 merek rumah tangga unggulan menjadi bagian dari transformasi ini.

Baca juga: Acer for Education Tawarkan Solusi Transformasi Digital Pendidikan

Dengan merek baru tersebut, Perseroan optimistis menyambut babak baru dengan fundamental bisnis yang solid, dan didukung oleh strategi ekspansi dan inovasi yang konsisten.

Kinerja perusahaan hingga kuartal III-2024 menunjukkan hasil positif, dengan pertumbuhan laba bersih sebesar 18 persen dan pendapatan bersih naik 13 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Selain itu, Same Store Sales Growth (SSSG) hingga November 2024 meningkat 9 persen, mencerminkan performa toko yang terus membaik. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

1 hour ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

7 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

7 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

8 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

10 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

12 hours ago