Market Update

285 Saham Merah, IHSG Dibuka Melemah 0,65 Persen ke 7.138

Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (2/4) pukul 09.06 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik dibuka melemah ke posisi 7.138,02 dari level 7.184,43 atau turun 0,65 persen.

Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 2,65 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 174 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp1,41 triliun. 

Kemudian, tercatat terdapat 285 saham terkoreksi, 222 saham menguat dan 180 saham tetap tidak berubah.

Baca juga: IHSG Masih Rawan Terkoreksi, Berikut 4 Saham Rekomendasi Analis

Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan melanjutkan penguatannya.

“IHSG berpotensi melanjutkan penguatannya hari ini dengan support 6.961-7.074 dan resistance 7.295-7.413,” kata analis CGS dalam risetnya di Jakarta, 2 April 2026.

Lebih lanjut, analis CGS menilai, dengan kembali menguatnya mayoritas indeks utama di wall street seiring adanya optimisme berakhirnya konflik di Timur Tengah diprediksi menjadi sentimen positif kuat untuk pasar. 

Sementara itu, berlanjutnya aksi net sell asing dari IHSG pada perdagangan kemarin dan melemahnya harga beberapa komoditas global diperkirakan menjadi sentimen negatif. 

Baca juga: Tangkap Potensi IPO WBSA, IPOT Permudah Akses Pembelian Investor Ritel

Rekomendasi Saham Hari Ini

Pada perdagangan hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi kasih cuan, di antaranya adalah PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA).

Ada juga saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

SeaBank Kantongi Laba Rp678,4 Miliar pada 2025, Melesat 79 Persen

Poin Penting SeaBank mencatat laba bersih Rp678,4 miliar di 2025, tumbuh 79 persen yoy, melanjutkan… Read More

2 hours ago

Update Harga Emas Hari Ini (2/4): Antam, Galeri24, dan UBS Kompak Meroket

Poin Penting Harga emas di Pegadaian (Antam, Galeri24, UBS) kompak naik pada 2 April 2026,… Read More

2 hours ago

Peringati Hari Perempuan Internasional, Generali Indonesia Gelar Talkshow

Acara ini merupakan bagian dari perayaan Hari Perempuan Internasional 2026 dan wujud komitmen Generali Indonesia… Read More

2 hours ago

Rupiah Dibuka Melemah ke Level Rp16.987 per Dolar AS

Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan hari ini, Kamis (2/4/2026). Rupiah dibuka pada level… Read More

2 hours ago

IHSG Masih Rawan Terkoreksi, Berikut 4 Saham Rekomendasi Analis

Poin Penting IHSG masih rawan koreksi ke area 6.745–6.849, namun skenario terbaik berpotensi menguat ke… Read More

2 hours ago

Tangkap Potensi IPO WBSA, IPOT Permudah Akses Pembelian Investor Ritel

Poin Penting WBSA siap melantai di BEI dengan melepas 1,8 miliar saham (20,75 persen) di… Read More

4 hours ago