Market Update

285 Saham Menguat, IHSG Ditutup ke Zona Hijau

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini kembali ditutup pada zona hijau pada level 6862,05 atau menguat 0,35 persen dari dibuka pada level 6838,04 pada pembukaan perdagangan hari ini (14/11). 

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 233 saham terkoreksi, 285 saham menguat, dan 234 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 17,62 miliar saham diperdagangkan dengan 1,03 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp7,07 triliun. 

Baca juga: BEI Pecahkan Rekor IPO di 2023, Ini Faktor Pendorongnya

Kemudian, seluruh indeks mengalami penguatan, dengan IDX30 menguat 0,25 persen menjadi 466,86, LQ45 menguat 0,30 persen menjadi 903,91, SRI-KEHATI menguat 0,17 persen menjadi 416,49, dan JII menguat 0,11 persen menjadi 515,32. 

Lalu, hanya sektor non-siklikal yang mengalami pelemahan sebesar 0,15 persen yang disumbang oleh pelemahan saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) sebanyak 1,42 persen dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) sebesar 1,16 persen.

Sedangkan, sektor lainnya mengalami penguatan, di antaranya adalah sektor transportasi menguat 1,36 persen, sektor kesehatan menguat 1,21 persen, sektor teknologi menguat 0,65 persen, sektor energi menguat 0,61 persen, sektor bahan baku menguat 0,53 persen.

Kemudian, ada sektor infrastruktur menguat 0,43 persen, sektor keuangan menguat 0,41 persen, sektor siklikal menguat 0,10 persen, sektor properti menguat 0,07 persen, dan sektor industrial menguat 0,03 persen.

Baca juga: Pasar Modal Indonesia Masih Bergairah, Ini Buktinya

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS), PT Millenium Pharmacon International Tbk (SDPC), dan PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY). Sedangkan saham top losers adalah PT Jaya Trishindo Tbk (HELI), PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO), dan PT Martina Berto Tbk (MBTO).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Puri Global Sukses Tbk (PURI), PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA), dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Premi AXA Mandiri Sentuh Rp10 Triliun di 2025, Unitlink Jadi Tulang Punggung

Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More

2 hours ago

BI Rate Turun, Amar Bank Jaga Bunga Deposito Tetap Menarik

Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More

2 hours ago

Bos Amar Bank: Lawan Serangan Siber Seperti “Tom and Jerry”

Poin Penting Ancaman siber terus meningkat dan menyasar seluruh jenis bank, termasuk bank digital. Amar… Read More

2 hours ago

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Ajukan Pinjaman Rp2 Triliun, untuk Apa?

Poin Penting Dedi Mulyadi ajukan pinjaman daerah Rp2 triliun akibat kapasitas fiskal Jabar turun hampir… Read More

2 hours ago

Bank Panin Bukukan Laba Bersih Rp2,87 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Bank Panin mencatatkan laba bersih Rp2,87 triliun, naik tipis 0,13 persen yoy, ditopang… Read More

4 hours ago

BNI Siapkan Rp23,97 Triliun Uang Tunai Jelang Lebaran 2026

Poin Penting BNI siapkan uang tunai Rp23,97 triliun untuk kebutuhan transaksi Ramadan dan Lebaran 2026… Read More

4 hours ago