Ilustrasi: Pergerakan pasar saham/istimewa
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini (15/10) melanjutkan penguatannya ke level 7.603,86 atau meningkat 0,58 persen dari dibuka pada level 7.559,65.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 14,12 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 753 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp5,50 triliun.
Kemudian, tercatat terdapat 239 saham terkoreksi, sebanyak 282 saham menguat dan sebanyak 268 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Antrean IPO Turun Jelang Jokowi Pensiun, BEI Bilang Begini
Lebih lanjut, mayoritas sektor juga mengalami penguatan, dengan sektor kesehatan naik 1,18 persen, sektor bahan baku meningkat 1,14 persen, sektor non-siklikal naik 1,05 persen, dan sektor industrial menguat 0,58 persen.
Kemudian, sektor keuangan meningkat 0,30 persen, sektor siklikal menguat 0,26 persen, sektor transportasi naik 0,11 persen, dan sektor teknologi menguat 0,08 persen.
Sementara itu, sektor sisanya mengalami pelemahan, dengan sektor properti turun 0,20 persen, sektor energi melemah 0,15 persen, dan sektor infrastruktur merosot 0,04 persen.
Baca juga: Jumlah Investor Saham RI Tembus 14 Juta, BEI Ungkap Strateginya
Adapun, indeks-indeks bursa Asia mayoritas bergerak menguat, di mana Straits Times Index Singapore naik 0,29 persen, Indonesia LQ45 Index Jakarta menguat 0,74 persen, dan Nikkei 225 Index Tokyo meningkat 1,26 persen.
Sementara itu, Hang Seng Index Hong Kong melemah 1,47 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai turun 0,80 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More