Ilustrasi: Pergerakan harga saham. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (9/4) pukul 09.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik dibuka melemah ke posisi 7.214,17 dari level 7.279,29 atau turun 0,89 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 959,72 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 86 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp581,86 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 227 saham terkoreksi, 207 saham menguat dan 237 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Berpeluang Menguat, Analis Rekomendasikan 4 Saham Ini
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan melanjutkan penguatannya.
“IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan kisaran support 7.120-7.200 dan resistance 7.360-7.440,” ucap analis CGS dalam risetnya di Jakarta, 9 April 2026.
Lebih lanjut, analis CGS menilai, dengan menguat signifikannya indeks di bursa Wall Street paska gencatan senjata dan naiknya harga komoditas mineral logam seiring pelemahan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Sementara itu, menguatnya nilai tukar rupiah dan mulai adanya aliran dana masuk investor asing berpeluang menjadi tambahan sentimen positif untuk IHSG.
Baca juga: Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya
Pada perdagangan hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang patut dilirik investor, di antaranya adalah PT Timah Tbk (TINS), PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).
Ada juga saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Bank Central Adia Tbk (BBCA), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Askrindo menjalin kerja sama dengan Pemkab Bone untuk penjaminan suretyship dan asuransi umum… Read More
Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More
Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More
Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More
Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp17.035 per dolar AS, tertekan penguatan dolar AS. Sentimen… Read More