Ilustrasi pergerakan pasar saham. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 9.00 WIB (23/1) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka kembali menguat pada level 7.283,20 atau naik 0,36 persen dari level 7.257,11.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 276,45 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 21 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp290,88 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 55 saham terkoreksi, sebanyak 214 saham menguat dan sebanyak 228 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Hari Ini Berpeluang Menguat, Ini Sentimen Pendorongnya
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal masih akan bergerak untuk melanjutkan penguatannya.
“IHSG sendiri hari ini diprediksi akan bergerak melanjutkan penguatannya dengan kisaran support 7.162-7.221 dan resistance 7.304-7.370,” ucap Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 23 Januari 2025.
Baca juga: Usai Trump Dilantik, Mandiri Sekuritas Sebut Pasar Saham RI Lebih Tenang
Manajemen CGS melihat, sentimen positif yang akan memengaruhi gerak IHSG hari ini adalah penguatan indeks bursa Wall Street dan kembali berlanjutnya net buy investor asing.
Adapun, naiknya harga beberapa komoditas, seperti CPO, timah, emas, batu bara, tembaga, dan pulp berpeluang menjadi tambahan sentimen positif untuk IHSG. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya berencana membeli anak usaha BRI untuk dijadikan penyalur langsung KUR UMKM,… Read More
Poin Penting BTN dukung penuh program gentengisasi Prabowo melalui penyaluran subsidi renovasi rumah untuk meningkatkan… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya menilai OTT pegawai pajak dan bea cukai sebagai terapi kejut agar… Read More
Poin Penting Baru beroperasi sejak Desember 2025, BSN langsung memposisikan diri sebagai “Banknya Para Developer”… Read More
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu Jakarta, terpisah… Read More