Ilustrasi: Papan pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (16/4) pukul 9.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat ke level 6.463,48 atau naik 0,34 persen dari level 6.441,68 pada perdagangan sebelumnya.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan IHSG hari ini, sebanyak 508,22 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 27 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp285,47 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 69 saham terkoreksi, sebanyak 212 saham menguat dan sebanyak 237 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Buyback Saham Rp50 Miliar, Erajaya Kirim Sinyal Optimisme ke Pasar
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak variatif cenderung menguat.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6.305-6.375 dan resistance 6.510-6.575,” ucap Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 16 April 2025.
Manajemen CGS melihat, meredanya tensi perang dagang dan banyaknya emiten yang membagikan dividen dan melakukan buyback diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Sementara itu terkoreksinya indeks di bursa Wall Street dan berlanjutnya aksi jual investor asing berpeluang menjadi katalis negatif untuk IHSG.
Baca juga: 21 Emiten Siap Buyback Saham Tanpa RUPS, Nilainya Hampir Rp15 Triliun
CGS International Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham untuk hari ini, di antaranya adalah PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).
Kemudian tiga saham lain yang direkomendasikan, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF). (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More