News Update

2022, OJK Ingin Peran Pembiayaan Fintech Semakin Besar

Jakarta–Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong industri Financial Technology (Fintech) untuk dapat berkembang dan meningkatkan pangsa pasarnya. OJK berharap, 5 sampai 6 tahun ke depan Fintech bisa menjadi kebutuhan masyarakat dari segi pembiayaan.

Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Pengaturan, Perizinan, dan Pengawasan Fintech OJK, Hendrikus Passagi, di Jakarta, Rabu, 19 Juli 2017. Menurutnya, potensi industri Fintech sangat besar di Indonesia mengingat jumlah penduduk Indonesia yang besar pula.

“Target kami di tahun ke 5 atau ke 6 yang namanya Fintech itu sudah menjadi kebutuhan kehidupan sehari-hari jadi sekitar tahun 2022. Kita harapkan negara lain itu bisa belajar di Indonesia mengenai Fintech, karena selama ini sebaliknya,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, sejauh ini baru ada sekitar 165 Fintech yang terdaftar di Asosiasi maupun OJK. Namun, dirinya meyakini bahwa jumlah Fintech yang ada di Indonesia jauh lebih banyak dari yang ada saat ini. Pasalnya, menurut perkiraan OJK jumlah Fintech di Indonesia sudah mencapai ribuan.

“Jadi begini, sebenarnya kalau bicara angka saya gak terlalu tertarik, karena kalau 165 itu adalah angka yang masuk asosiasi, bisa jadi ada 1.000 fintech yang ada di Indonesia tapi tidak masuk ke asosiasi. Di luar itu banyak sekali anak muda yang mengembangkan fintech. Itu sah-sah saja,” ucapnya. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

18 mins ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

1 hour ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

2 hours ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

3 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

4 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

4 hours ago