Ilustrasi: Pelayanan PermataBank/istimewa
Jakarta — PT Bank Permata Tbk (PermataBank) menargetkan laba sebesar Rp2 triliun pada 2020. Hal ini disampaikan oleh Direktur Unit Usaha Syariah Permata Bank, Herwin Bustaman pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XI DPR-RI terkait dengan Evaluasi Kinerja 2019 dan Rencana Kerja 2020.
“Banyak sekali perbaikan yang telah kita lakukan, dengan manajemen baru ini. Laba bersih terus meningkat, kami bisa close di Rp1,5 tahun ini,” ujar Herwin di Kompleks DPR Jakarta, Kamis, 28 November 2019.
Ke depan, Herwin mengutarakan bahwa PermataBank akan fokus pada 3 strategi kerja. Pertama, memperkuat kelayakan aspek kinerja. Kedua, memperkuat sinergi bisnis dengan pemegang saham. Ketiga, memperkuat enabler bisnis kunci.
Sebagai informasi, PermataBank berhasil membukukan pertumbuhan kredit sebesar 9,7 persen secara setahunan (yoy) per Oktober 2019. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK), perseroan mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,1 persen (yoy) dengan periode yang sama. (*) Evan Yulian Philaret
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More