Bogor — PT Astra International Tbk (Astra) menyiapkan dana atau belanja modal (capital expenditure/capex) Rp14 triliun hingga Rp15 triliun untuk tahun depan. Perseroan akan menggunakan sebagian besar capex untuk anak usahanya di bidang alat berat, PT United Tractors Tbk (UNTR).
Head of Investor Relations Astra International, Tira Ardianti mengatakan, perseroan akan menyalurkan Capex ini ke lini bisnis mereka di sektor alat berat dan tambang ini dengan menggunakan kas internal maupun pinjaman jika dibutuhkan.
“Kita siapkan sampai 70 persen untuk United Tractors, karena kita lihat sektor ini kan mulai membaik, tapi kita masih akan gunakan kas sendiri demi menghindari hutang,” jelas Tira di Bogor, Kamis 9 November 2017.
Sementara itu sampai kuartal III-2017, Astra membukukan laba bersih sebesar Rp14,184 triliun, meningkat 26 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yakni sebesar Rp11,277 triliun. Peningkatan laba bersih ini ditopang oleh pendapatan konsolidasi grup pada kuartal III tahun ini yang meningkat 14 persen menjadi Rp150,2 triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp132,2 triliun.
Ada beberapa lini bisnis yang menopang peningkatan pendapatan perseroan. Selain dari bisnis otomotif yang membukukan peningkatan laba bersih 10 persen menjadi Rp6,6 triliun, bisnis alat berat serta pertambangan juga meningkat sebesar 80 persen menjadi Rp3,4 trilliun dan dari jasa keuangan yang naik 42 persen menjadi Rp2,9 triliun.
Sedangkan untuk agribisnis, mencatatkan peningkatan laba bersih 23 persen menjadi Rp1,1 trilliun. Laba dari segmen properti meningkat sebesar 15 persen menjadi Rp97 miliar. Sementara laba bersih dari segmen teknologi informasi sebesar Rp105 miliar. (*) Akhmad Dhani
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More