Categories: HeadlinePerbankan

2017, Suku Bunga Kredit Harus Single Digit

Jakarta–Guna dapat bersaing di pasar bebas Asean atau Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang sudah berjalan di tahun ini, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta perbankan nasional untuk dapat menekan suku bunga kreditnya dari level yang saat ini masih double digit.

Sejauh ini, Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun terus melakukan berbagai kebijakan seperti salah satunya penurunan suku bunga acuan (BI Rate) menjadi 7%, dan insentif yang telah disiapkan OJK pada bank yang bisa menekan Net Interest Margin (NIM/Marjin Bunga Bersih) serendah mungkin.

“Indonesia harus lebih efisien untuk bisa bersaing. Bunga kredit di Indonesia itu kita tahu saat ini paling tinggi di Asia. Suku bunga kita ada dikisaran 10%-12%,” ujar JK di Jakarta, Kamis, 25 Februari 2016.

Oleh sebab itu, dirinya meminta agar suku bunga kredit perbankan nasional hanya sebesar single digit. Dia berharap, penerapan bunga kredit single digit ditargetkan dapat terealisasi pada 2017. Sehingga, daya beli masyarakat ikut meningkat dan mendorong perekonomian nasional.

“Kami yakin bisa mencapai itu. Kami punya program, tahun depan harus single digit,” tukas JK.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, dengan tingkat bunga yang rendah, maka nantinya dapat mendorong Industri nasional untuk berkembang. Maka dari itu diharapkan ke depan, industri nasional mampu bersaing di tengah pasar bebas Asean yang sangat ketat.

“Bunga rendah membuat beban industri kita lebih ringan. Tadinya mengandalkan pinjaman luar negeri bisa mulai beralih ke perbankan nasional karena bunganya lebih rendah. Ini tentu akan lebih efisien,” tutup JK. (*) Rezkiana Nisaputra

Paulus Yoga

Recent Posts

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

9 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

10 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

11 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

12 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

12 hours ago

Dana THR 2026 Siap Dicairkan, Purbaya: Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden

Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More

12 hours ago