Jakarta–PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) akan memprioritaskan trasformasi bisnis berbasis digital banking guna mendukung core business dalam mendorong pemenuhan Program Sejuta Rumah.
Direktur Utama BTN Maryono mengatakan, langkah ini dilakukan perseroan untuk memperbaiki proses bisnis agar dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat lebih baik dan cepat, sejalan dengan persaingan perbankan yang ketat.
“Kami harus dapat masuk dalam era persaingan itu dan BTN telah siap menyambut persaingan itu dengan bisnis perseroan yang sudah disiapkan berbasis digital banking,” ujar Maryono dalam keterangannya, di Jakata, Senin, 16 Januari 2017.
Maryono menambahkan, dirinya sangat serius untuk mengajak seluruh manajemen BTN siap dalam menyambut transformasi bisnis perseroan berbasis digital. Keseriusan manajemen itu dapat dilihat dari tema yang diangkat dalam RKAP (Rapat Kerja dan Anggaran Perusahaan) perseroan tahun 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Defisit APBN 2025 mencapai Rp695,1 triliun atau 2,92 persen PDB, melampaui target awal… Read More
Poin Penting BSI meluncurkan Lapak BSI di pasar tradisional untuk memperluas inklusi dan literasi keuangan… Read More
Poin Penting DJP menyatakan kooperatif dan mendukung penggeledahan KPK di kantor pusat pajak terkait penyidikan… Read More
Poin Penting Sri Mulyani Indrawati resmi ditunjuk sebagai anggota dewan pengurus (governing board) Gates Foundation… Read More
Poin Penting OJK mendata seluruh aset dan mengaudit keuangan DSI periode 2017–2025 terkait dugaan gagal… Read More
Poin Penting JTPE menargetkan pertumbuhan penjualan dua digit pada 2026, didukung kinerja solid hingga kuartal… Read More